Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bogor Cetak Rekor Muri Hias Kue Mangkuk Terbanyak

📅 Senin, 23 Des 2024, 04:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bogor Cetak Rekor Muri Hias Kue Mangkuk Terbanyak Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Sebanyak 1.000 pasangan ibu-anak saat menghias cupcake bersama di Gymnasium SV IPB Bogor, dan berhasil memecahkan rekor MURI, bertepatan dengan Hari Ibu Nasional 2024, Minggu (22/12).

BOGOR - Sebanyak 1.000 pasangan ibu-anak menghias cupcake atau kue mangkuk bersama di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB Bogor Jawa Barat, dan berhasil mencetak rekor MURI bertepatan dengan peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2024.

Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Triono di Kota Bogor Minggu mengatakan, dari hasil verifikasi yang dilakukan, kegiatan ini memenuhi salah satu kriteria MURI yaitu yang bersifat superlatif.

Seperti dikutip dari Antara, kegiatan yang digelar oleh Koepoe-Koepoe tersebut dihadiri oleh 1.000 ibu-anak dari berbagai sekolah dasar di Kota Bogor.

Triono menjelaskan, superlatif di sini adalah sesuatu kegiatan yang melibatkan orang banyak.

Dan ini suatu kegiatan baru bagi MURI, di mana dalam kegiatan menghias cupcake oleh pasangan ibu-anak ini merupakan terbanyak di Indonesia.

Ia menyebutkan, anugerah yang diberikan ini merupakan rekor MURI yang ke-12.771. Kegiatan ini disebutnya menjadi kegiatan menghias cupcake pertama yang mendapatkan rekor MURI, khususnya dengan peserta ibu dan anak.

“Diharapkan kegiatan ini bisa menginspirasi, dan membangun emosional yang baik antara ibu dan anak, karena bisa berkarya bersama,” ujarnya di Bogor, Minggu, (22/12).

COO PT Anggana Catur Prima Linus Ligo mengatakan, kegiatan yang bertepatan dengan Hari Ibu ini, digelar pihaknya untuk merayakan kreativitas dan meningkatkan ikatan istimewa antara ibu dan anak.

Dalam kegiatan ini juga, diperkenalkan produk pewarna makanan Koepoe-Koepoe berbasis minyak yang bisa digunakan dengan mudah.

“Harapannya keluarga semakin menjadi lebih dekat dan ada hubungan relasi yang baik lewat kreasi ini. Di rumah nanti selanjutnya mereka bisa membuat kue yang sederhana, kita ada produk yang mendukung itu,” ­ucapnya.

Pengembang Kewirausahaan Ahli Madya Kementerian Koperasi dan UKM Nenni Naomi Br Sitinjak, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas dan minat para ibu dan anak, untuk kemudian berwirausaha.

Terlebih, kata Naomi, di bidangnya para pelaku UMKM diajarkan bagaimana caranya supaya beralih ke dunia digital, serta difasilitasi untuk memiliki sertifikat halal dan izin edar.

“Dengan kreatifitas yang baru, timbul rasa jiwa wira usahanya jadi pengusaha, tentu ekonominya akan lebih naik lagi. Kita harap seperti itu,” ucapnya. (KR-SBN). ers/and

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.