Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tutup Tahun, PTP Nonpetikemas Optimis Tingkatkan Produktivitas dengan Ekspansi dan Inovasi

📅 Jumat, 13 Des 2024, 13:17 WIB | Oleh:
Tutup Tahun, PTP Nonpetikemas Optimis Tingkatkan Produktivitas dengan Ekspansi dan Inovasi Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Sepanjang tahun 2024, PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP) Nonpetikemas terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan terminal nonpetikemas melalui berbagai transformasi dan inovasi.

Fokus utama PTP Nonpetikemas mencakup layanan curah cair, curah kering, dan kargo umum, yang telah berhasil memberikan dampak positif bagi efisiensi operasional dan mendukung proyek strategis nasional.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani mengungkapkan, PTP Nonpetikemas telah melaksanakan standarisasi, sistemisasi, dan integrasi di seluruh pelabuhan dengan berlandaskan pada enam pilar utama, yaitu proses, teknologi, alat, HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), infrastruktur, dan sumber daya manusia (SDM).

Implementasi sistem PTOS-M terbukti efektif, mengurangi waktu port stay hingga 33% dari rata2 dari 3 hari menjadi 2 hari dan meningkatkan keselamatan kerja.

"Transformasi ini juga membawa dampak positif seperti peningkatan efisiensi operasional, pengurangan biaya logistik, dan peningkatan keselamatan kerja. Implementasi sistem PTOS-M juga memungkinkan layanan operasional berjalan tanpa antrian, meningkatkan efisiensi dan transparansi,” jelas Indra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/12). 

PTP Nonpetikemas mencatat peningkatan produktivitas operasional hingga November 2024 di berbagai cabangnya berkat transformasi yang telah dilaksanakan. Salah satu pencapaian terbesar diraih oleh Cabang Tanjung Priok, yang mencatat produktivitas tertinggi pada general cargo dengan capaian 4.090 T/S/D.

Tidak hanya itu, Cabang Teluk Bayur juga menunjukkan kinerja gemilang dengan capaian curah cair sebesar 116% dari target RKAP hingga November 2024 (6.278 T/S/D dari target 5.399 T/S/D). Sementara itu, Cabang Bengkulu mencatat hasil mengesankan dengan produktivitas curah cair yang melesat hingga 151% (1.048 T/S/D dari target 691 T/S/D) dan curah kering yang mencapai 119% (8.226 T/S/D dari target 6.878 T/S/D).

Selain itu, Cabang Pontianak turut mencatat kinerja positif dengan capaian 112% pada kategori curah cair (3.164 T/S/D dari target 2.818 T/S/D), 167% pada kategori curah kering (953 T/S/D dari target 570 T/S/D), 141% pada kategori general cargo (1.728 T/S/D dari target 1.219 T/S/D), dan 128% pada kategori bag cargo (549 T/S/D dari target 427 T/S/D). Cabang Jambi mengalami perkembangan yang luar biasa dengan capaian 177% pada curah cair (1.738 T/S/D dari target 981 T/S/D) dan 542% pada general cargo (3.752 T/S/D dari target 692 T/S/D).

"PTP Nonpetikemas juga berperan aktif dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Terminal Kijing. PTP menyediakan layanan logistik untuk bahan baku dan hasil produksi, memperkuat hilirisasi mineral nasional," tambah Indra.

Berbagai pencapaian yang telah diraih PTP Nonpetikemas pada tahun 2024 merupakan gambaran komitmen PTP Nonpetikemas dalam mendukung pengembangan sektor logistik dan infrastruktur nasional.

Pelayanan perdana petikemas di Ketapang, penanganan proyek smelter grade alumina, hingga ekspansi layanan di Terminal Kijing menangani komoditas baru seperti Caustic Soda Liquid, menunjukkan upaya kami untuk terus berinovasi dan memperluas cakupan layanan. 

"Kami juga bangga dapat menyediakan layanan shorebase di tiga lokasi strategis Jakarta, Lhokseumawe, dan Banyuwangi untuk mendukung industri minyak dan gas nasional. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim dan dukungan penuh dari mitra serta pelanggan kami," jelas Indra.

Menatap 2025, PTP Nonpetikemas akan memperluas pasar dengan strategi terminalisasi di berbagai cabang dan pengembangan layanan shorebase berstandar internasional. 

Saat ini, PTP telah melayani klien domestik maupun internasional, termasuk seperti  Mubadala, Harbour energy, HCML, Schlumberger dan Kangean energy, Medco energy, MGA. Selain itu, PTP mengelola enam TUKS, di antaranya TLB Bengkulu, PTBA Teluk Bayur, dan Musim Mas Jambi, dengan rencana ekspansi lebih lanjut untuk membuka peluang kerja sama baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Era Digital Makin Meninggalkan Etika Jurnalistik?

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Era Digital Makin Meninggal...

Bansos agar Tepat Sasaran Perlu Penguatan Agen Perlinsos

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bansos agar Tepat Sasaran P...

Belum Pernah Mendapat 3 Poin, PSIM Sore Ini Berharap Menang

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Belum Pernah Mendapat 3 Poi...
Olahraga
Persija Jakarta Menang Teru...

Kota Global Sangat Memerlukan Riset dan Inovasi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kota Global Sangat Memerluk...
Megapolitan
Layanan Perpajakan Harus Di...
Advertisement
Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

Houthi Serang Istana Kepresidenan Yaman, Arab Saudi Tuduh Iran Picu Eskalasi Perang

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.