Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lakukan Tips Sehat dari IDI Kota Lampung Ini untuk Pencegahan Infeksi Ginjal

📅 Kamis, 12 Des 2024, 16:05 WIB | Oleh:
Lakukan Tips Sehat dari IDI Kota Lampung Ini untuk Pencegahan Infeksi Ginjal Doc: iStockphoto

Pielonefritis merupakan infeksi serius yang menyerang ginjal dan bagian atas saluran kemih. Meski dapat terjadi pada segala usia, kondisi ini lebih sering dialami oleh orang dewasa. Infeksi ini dapat mengancam kesehatan jika tidak ditangani dengan tepat, sehingga memerlukan perhatian khusus dari tenaga medis.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat

Melalui situs resminya, idibandarlampung.org, IDI Bandar Lampung aktif memberikan informasi dan mendukung para dokter di wilayah tersebut.

Saat ini, IDI Bandar Lampung tengah melakukan penelitian mendalam terkait infeksi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi tersebut lebih baik serta menemukan metode pengobatan yang paling efektif bagi penderitanya. 

Apa saja penyebab terjadinya infeksi pada ginjal?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandar Lampung  menjelaskan bahwa infeksi yang terjadi pada ginjal, atau pielonefritis, umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih dan menyebar ke ginjal. Berikut adalah penyebab utama dan faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi ginjal meliputi:

1. Terinfeksi oleh bakteri

Salah satu faktor awal adalah terinfeksi bakteri Escherichia coli. Ini adalah penyebab paling umum dari infeksi ginjal, biasanya berasal dari usus dan dapat masuk ke saluran kemih melalui uretra.

2. Adanya virus dan jamur

Faktor lain seperti virus dan jamur. Meskipun lebih jarang, infeksi ginjal juga bisa disebabkan oleh virus atau jamur, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

3. Kelainan anatomi

Secara umum, beberapa anak atau individu mungkin memiliki kelainan pada bentuk saluran kemih yang meningkatkan risiko infeksi. Selain itu, ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, sering terjadi pada kondisi neurologis seperti spina bifida atau multiple sclerosis, dapat menyebabkan penumpukan urine dan meningkatkan risiko infeksi.

4. Sistem kekebalan tubuh yang lemah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.