Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan-TNI AD Berkolaborasi Genjot Swasembada Pangan

📅 Kamis, 12 Des 2024, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan-TNI AD Berkolaborasi Genjot Swasembada Pangan Doc: ANTARA/Harianto.
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi sambutan dalam Rapat Koordinasi Swasembada Pangan bersama jajaran TNI AD di Jakarta, Kamis (12/12/2024).

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggandeng TNI Angkatan Darat (TNI) dalam mengejar swasembada pangan padi yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.

"Hari ini kita kolaborasi, tanda tangan komitmen untuk mencapai swasembada (pangan) secepat-cepatnya, sesingkat-singkatnya, sebagaimana arahan Bapak Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto)," kata Mentan di Jakarta, Kamis (12/12).

Kementerian Pertanian melakukan Rapat Koordinasi Swasembada Pangan bersama jajaran TNI Angkatan Darat dan Kepala Dinas Pertanian kabupaten/kota, dan provinsi di seluruh Indonesia baik secara langsung dan daring, untuk memperkuat kesiapan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Mentan menuturkan bahwa persiapan program percepatan swasembada pangan telah dilakukan dengan memastikan ketersediaan pupuk, alat mesin pertanian, serta koordinasi lapangan dari wilayah Merauke hingga Aceh.

Implementasi penuh program ini direncanakan mulai 1 Januari 2025, dengan dukungan pengiriman sarana produksi pertanian yang sudah dijadwalkan.

"Moga-moga ke depan, mulai 1 Januari (2025), sekarang persiapan 1 Januari, semua sudah running, pupuk sudah tersedia, kami sudah cek di lapangan, kami dari Marauke sampai Aceh sudah tersedia di lapangan. Kemudian alat mesin pertanian persiapan dikirim mulai Januari, kita kirim ke lapangan," terang Mentan.

Ia menambahkan, kolaborasi melibatkan berbagai elemen, termasuk TNI AD untuk pendampingan program padi dan kepolisian untuk pendampingan program jagung, sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian Indonesia.

"Kemudian BWS (Balai Wilayah Sungai Kementerian Pekerjaan Umum) sudah mulai bekerja dari sekarang, TNI melakukan pendampingan untuk padi, kepolisian pendampingan untuk jagung, itu bentuk kolaborasi kita. Juga Kementerian Desa untuk Hortikultura," imbuh Mentan.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R menyatakan kesiapan untuk mendukung program percepatan swasembada pangan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian sebagai akselerasi visi Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengaku bahwa seluruh prajurit TNI AD siap melakukan pendampingan guna memastikan target swasembada pangan dapat tercapai sesuai instruksi Presiden. Pendampingan ini mencakup pengawalan dan optimalisasi program yang telah dirancang oleh Kementerian Pertanian.

"Kami dari TNI, khususnya TNI Angkatan Darat, akan mendampingi ini semuanya, akan mengawal ini semuanya, sesuai instruksi dari Bapak Presiden, untuk swasembada pangan ini bisa tercapai dalam waktu yang menjadi targetnya yang dibebankan kepada Pak Menteri Pertanian," kata Tandyo.

Dia menuturkan bahwa salah satu langkah strategis dalam sinergi tersebut adalah memaksimalkan sawah-sawah yang sudah ada. Lahan pertanian yang sebelumnya hanya mampu menghasilkan dua kali panen akan diupayakan untuk ditingkatkan menjadi tiga hingga empat kali panen per tahun.

"Apa yang disampaikan Pak Menteri (Pertanian) mudah-mudahan dalam secepat-cepatnya, kita bisa mewujudkan itu semuanya. Dan ini harapan kita semuanya untuk Indonesia bisa terbang lebih tinggi lagi untuk bersaing dengan negara lain, khususnya dalam hal swasembada pangan," kata Tandyo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Waooww…Papua Akan Memiliki 3.800 Hektare Sawah

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Waooww…Papua Akan Memilik...
Daerah
Korban Kapal Terbakar Batum...

Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun untuk Mantan Bupati Pati Sudewo

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun un...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.