Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Kaltim dan DPR RI Genjot Mutu Rumah Sakit Penyangga IKN

📅 Rabu, 11 Des 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Kaltim dan DPR RI Genjot Mutu Rumah Sakit Penyangga IKN Doc: Antara

SAMARINDA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kali­mantan Timur (Kaltim) memaparkan peningkatan mutu rumah sakit (RS) penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam pertemuan dengan Komisi IX DPR RI.

1733845264_4c9eb16aa2954dc1d30c.jpg

“Kunjungan Komisi IX DPR RI ini untuk memastikan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan di Kaltim, terutama di IKN,” ujar Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin di Samarinda, Selasa (10/12).

Fokus utama kunjungan DPR RI adalah meninjau pembangunan rumah sakit di IKN yang merupakan proyek Kementerian Kesehatan. Pembangunan rumah sakit di sekitar IKN membantu untuk memenuhi angka kecukupan tempat tidur rawat inap sesuai rasio penduduk di Kaltim.

Dijelaskan Jaya bahwa rasio tempat tidur rawat inap di Kaltim sudah di atas standar nasional. Standar nasional satu tempat tidur per 1.000 penduduk, sementara di Kaltim sudah mencapai 2,7.

“Beberapa daerah memang masih di bawah satu, tapi ditargetkan Desember 2024 sudah lebih karena ada pembangunan rumah sakit di beberapa wilayah, termasuk di Kutai Kartanegara dan empat rumah sakit di IKN,” jelas Jaya.

Selain infrastruktur, Dinkes Kaltim juga memaparkan kepada Komisi IX DPR RI terkait upaya pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Jaya ­mengakui masih kurangnya dokter spesialis dan dokter umum yang bersedia ditempatkan di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Kami telah berkoordinasi dengan bidang sumber daya manusia kesehatan untuk memanfaatkan program penugasan khusus dokter. Dokter yang baru lulus, baik umum maupun spesialis, akan ditempatkan di daerah yang masih kekurangan tenaga kesehatan, se­perti Kabupaten Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan Berau,” papar Jaya.

Terkait program Jaminan Kese­hatan Nasional (JKN), Jaya menya­takan bahwa cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kaltim sudah mencapai universal health cove­rage. Namun, masih ada pekerjaan rumah untuk meningkatkan aktivasi kepesertaan. “Kami telah berkoordinasi de­ngan DPR RI dan mereka meminta laporan agar bisa membantu mengatasi masalah ini,” kata Jaya.

Jaya juga menyinggung potensi pemanfaatan dana bagi hasil (DBH) sektor kesehatan. Pihaknya masih berkoordinasi dengan DPR RI karena selama ini belum optimal memanfaatkan DBH sektor kesehatan.

“Kami berharap setiap tahun bisa mendapat dukungan untuk program-program kesehatan di Kaltim,” harapnya.

Dalam kunjungan Komisi IX DPR RI, Dinkes Kaltim juga membahas program inisiatif kesehatan yang telah disi­mulasikan, yaitu pemberian tes kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun.

Ada beberapa jenis tes kesehatan gratis yang diberikan. Untuk bayi baru lahir, Dinkes Kaltim memprogramkan mulai skrining sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Untuk usia 35 tahun ke atas, ada pemeriksaan darah rutin dan skrining hipertensi.

“Sementara untuk usia 40 tahun ke atas, ada pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan fungsi ginjal setiap tahun sekali,” terang Jaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.