- Home
-
- Megapolitan
-
- Ini Pompa yang Terbesar Am...
Ini Pompa yang Terbesar Amankan Jakut dari Ancaman Banjir
Jumat, 06 Des 2024, 16:52 WIBJAKARTA - Pompa Ancol Sentiong yang berada di Kecamatan Pademangan Jakarta Utara menjadi stasiun pompa terbesar di Indonesia yang mampu mengamankan kawasan di utara Jakarta tersebut dari ancaman bencana banjir.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam siaran pers, Jumat, menyebut Stasiun Pompa Ancol Sentiong memiliki kapasitas 50 ribu liter per detik, memiliki luas layanan atau catchment area mencapai kurang lebih 2.500 hektare, serta mampu mengurangi area banjir seluas kurang lebih 879 hektare.
Stasiun ini juga akan melayani tujuh kecamatan yakni Kecamatan Pademangan, Kecamatan Kemayoran, Kecamatan Johar Baru, Kecamatan Senen, Kecamatan Matraman, Kecamatan Tanjung Priok, dan Kecamatan Cempaka Putih.
Dengan kapasitas tersebut Stasiun Pompa Ancol Sentiong mendapat penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai stasiun pompa banjir dengan total kapasitas terbesar di Indonesia.
Stasiun pompa yang dibangun Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil dirampungkan dan beroperasi sejak Desember 2023.
Ditjen SDA sebelumnya juga telah selesai melaksanakan pembangunan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di hulu Sungai Ciliwung dan membangun Sodetan Ciliwung sebagai upaya mengurangi banjir di sekitar aliran Sungai Ciliwung.
"Agar kami dapat memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya dalam menanggulangi banjir,â kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono??????? (AHY) saat berkunjung di Muara Baru sebelumnya.
Menurut dia Stasiun Pompa Air Ancol Sentiong terbesar karena terdapat lima pompa, di mana setiap pompa memiliki kapasitas 10 m3/detik.
"Sangat membantu jika terjadi banjir rob di pantai utara, terutama di Ancol dan tujuh yang terdampak secara langsung," ujar Menko AHY.
Menko AHY juga mengatakan Stasiun Pompa Ancol Sentiong merupakan infrastruktur sumber daya air yang krusial untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di Jakarta Utara.
Stasiun ini merupakan bagian dari infrastruktur sumber daya air berkesinambungan untuk pengelolaan banjir dari hulu dan hilir di Jakarta.
âStasiun ini berperan penting dalam mengurangi potensi banjir di area yang rentan. Mudah-mudahan, kota ini lebih aman lagi dari kemungkinan bahaya banjir,â katanya.
Menko AHY juga mengunjungi beberapa infrastruktur sumber daya air di Jakarta Utara seperti Plaza Kali Baru dan Tanggul Pantai Muara Baru.
Berita Terkait:
-
Rupiah Masih Tertekan, 12 Juni 2026
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
-
Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Terungkap, Eksekutor Dibayar Rp139 Juta
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.