Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kim Jong-un Bertemu Menhan Russia dan Sepakati Tingkatkan Hubungan Militer

📅 Senin, 02 Des 2024, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kim Jong-un Bertemu Menhan Russia dan Sepakati Tingkatkan Hubungan Militer Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Pemimpin Korut, Kim Jong-un (kiri), berjabat tangan dengan Menhan Russia, Andrei Belousov, di Pyongyang pada Jumat (29/11) lalu. Pada pertemuan di Pyongyang ini, keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama militer antara Korut dan Russia. 

PYONGYANG - Menteri Pertahanan Russia, Andrei Belousov, pada Sabtu (30/11) bertemu dengan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, dan keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama militer antara kedua negara, lapor media pemerintah Korut.

Sebelumnya Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) menuduh Korut mengirim lebih dari 10.000 tentara untuk membantu Russia berperang melawan Ukraina, sementara para ahli mengatakan Kim Jong-un ingin mendapatkan teknologi canggih dan pengalaman tempur bagi pasukannya sebagai imbalannya.

Kim Jong-un yang bertemu Menhan Belousov pada Jumat (29/11), mengecam keputusan terbaru oleh kekuatan Barat yang mengizinkan Kyiv menyerang wilayah Russia dengan senjata mereka, dan mengatakan hal itu merupakan intervensi militer langsung dalam konflik, menurut kantor berita KCNA.

"Ini merupakan bentuk pelaksanaan hak membela diri bagi Russia untuk mengambil tindakan tegas untuk membuat pasukan musuh membayar harganya," kata Kim Jong-un.

Presiden Russia, Vladimir Putin, dan Kim Jong-un, pada Juni lalu telah meneken perjanjian kemitraan strategis yang mewajibkan kedua negara untuk memberikan bantuan militer tanpa penundaan jika terjadi serangan oleh negara lain dan bersama-sama menentang sanksi Barat.

KCNA mengatakan pada Sabtu bahwa kunjungan Belousov akan memberikan kontribusi besar untuk memperkuat kemampuan pertahanan kedua negara dan mempromosikan kerja sama yang bersahabat dan saling menguntungkan serta pengembangan hubungan antara kedua angkatan bersenjata.

Menhan Belousov dalam sebuah pernyataan menyatakan rasa terima kasih atas hubungan kedua negara yang semakin erat dan memuji kebijakan luar negeri Korut yang benar-benar independen.

Para analis berpendapat Pyongyang mungkin menggunakan Ukraina sebagai sarana menyelaraskan kembali kebijakan luar negerinya. Dengan mengirimkan tentara, Pyongyang memposisikan dirinya dalam ekonomi perang Russia sebagai pemasok senjata, dukungan militer, dan tenaga kerja, bahkan berpotensi melewati sekutu tradisionalnya yaitu Tiongkok, kata mereka. Selain itu Russia juga menawarkan akses ke sumber daya alam yang besar, seperti minyak dan gas, kata mereka.

Sebaiknya Anda baca juga:

Dukungan Pyongyang

Russia dan Korut tercatat telah memperkuat hubungan militer mereka sejak invasi Moskwa ke Ukraina pada Februari 2022. Kedua negara tersebut kini berada di bawah serangkaian sanksi PBB, yang pertama karena program senjata nuklirnya dan yang terakhir karena konflik Ukraina.

Pada Jumat lalu, Kim Jong-un mengatakan bahwa pemerintah, tentara dan rakyatnya akan selalu mendukung kebijakan Federasi Russia untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya.

Awal bulan ini, Pyongyang mengatakan telah meratifikasi pakta pertahanan penting dengan Russia, setelah anggota parlemen di Moskwa memberikan suara bulat mendukung kesepakatan tersebut, yang kemudian ditandatangani Putin.

Sementara itu pada Rabu (27/11) pekan lalu, Korsel dan Ukraina mengatakan bahwa mereka akan memperdalam kerja sama keamanan sebagai tanggapan atas ancaman yang ditimbulkan oleh pengerahan pasukan Korut.

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan awal bulan ini bahwa Seoul tidak mengesampingkan kemungkinan menyediakan senjata ke Ukraina, yang akan menandai perubahan besar terhadap kebijakan lama yang melarang penjualan senjata ke negara-negara yang sedang berkonflik. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Persahabatan: Brasil M...
Megapolitan
Tarif Transjabodetabek akan...

Mayoritas Nusantara Bakal Diguyur Hujan Ringan

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Mayoritas Nusantara Bakal D...
Olahraga
Sprint Race MotoGP Hungaria...

Indonesia – Malaysia Bentrok, Duel Bakal Sengit

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia – Malaysia Bent...
Olahraga
Pole Position Balapan F1 Mo...
Daerah
Ponpes Al Falah Kediri Siap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.