Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Harus Dilibatkan dalam Makan Bergizi Gratis

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
UMKM Harus Dilibatkan dalam Makan Bergizi Gratis Doc: istimewa
Ket. Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin - Kami ingatkan LKPP untuk memastikan keterlibatan pelaku UMKM dan BUMDes dalam belanja pengadaan.

Program MBG bisa menggerakkan ekonomi daerah dengan melibatkan UMKM, koperasi, maupun BUMDes sebagai penyedia pasokan pangan maupun proses pengolahannya.

JAKARTA – DPR RI meminta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mempersiapkan strategi guna memastikan agar kelancaran dalam pengadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini harus memberi manfaat bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), badan usaha milik desa (BUMDes) dan masyarakat desa.

"Kami ingatkan LKPP untuk memastikan keterlibatan pelaku UMKM dan BUMDes dalam belanja pengadaan," tegas anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Komarudin, di Jakarta, Senin (25/11).

Peran LKPP juga dibutuhkan untuk memitigasi risiko dalam belanja pengadaan agar penggunaan anggarannya tetap efisien, akuntabel, dan transparan. "Sekaligus, mencegah potensi penyalahgunaan di kemudian hari,” ujarnya.

Puteri menilai Program MBG nantinya bisa menggerakkan ekonomi daerah dengan melibatkan pelaku UMKM, koperasi, maupun BUMDes sebagai penyedia pasokan pangan maupun proses pengolahannya. Apalagi, menurut penelitian Indef (Institute for Development of Economics and Finance) menunjukkan selama percobaan program ini terbukti dapat meningkatkan rata-rata pendapatan bersih UMKM sebesar 33,68 persen per bulan, serta peningkatan jumlah pegawai hingga tiga orang.

“Artinya, jika dijalankan dengan benar, pastinya makin banyak UMKM yang sejahtera dan makin banyak lapangan kerja yang tercipta. Termasuk menciptakan pasar baru yang menyerap produk-produk yang selama ini dihasilkan UMKM, koperasi, maupun BUMDes. Untuk itu, LKPP perlu memastikan hal tersebut dalam pengadaan program ini,” jelas Puteri.

Adapun LKPP turut mempersiapkan program MBG pada 2025. Persiapan ini di antaranya melalui pendampingan penyusunan petunjuk teknis dan tata kelola pengadaan, pengembangan kompetensi pegawai, hingga Coaching Clinic pendaftaran BUMDes.

Puteri mengapresiasi dukungan LKPP dalam mempersiapkan program MBG. Program yang baik ini tentu perlu dikawal sebaik mungkin agar pelaksanaannya berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan tepat manfaat.

Lakukan Pelatihan

Deputi bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP, Sarah Sadiqa, menyampaikan LKPP sudah melakukan pelatihan kepada 900 pelaku usaha yang nantinya terlibat sebagai penyedia dalam Program MBG.

“Target ke depannya ada 3.000 yang harus dilatih dan siap belanja. Kami lakukan serentak pelatihan dan onboarding. Kita langsung undang koperasi, BUMDes, dan Ibu-ibu PKK. Kita beritahu bagaimana cara masuk e-catalogue. Bahkan hari itu juga, kita bantu siapkan onboarding dalam sistem. Jadi, kita bisa lihat berapa banyak pelaku usaha yang siap jadi penyedia,” urai Sarah.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengingatkan pemerintah desa dan pihak terkait lainnya agar tidak membiarkan desa hanya menjadi penonton pelaksanaan Program MBG. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

44 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.