Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perhatikan Pilihan Alas Kaki untuk Hindari Masalah Kaki

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perhatikan Pilihan Alas Kaki untuk Hindari Masalah Kaki Doc: Antara/Pixabay

JAKARTA - Pilihan alas kaki yang tidak tepat untuk melakukan kegiatan sehari-hari di dalam atau luar lingkungan rumah berisiko menimbulkan masalah pada kaki.

Menurut siaran Glamour UK pada Minggu (24/11), para ahli memperhatikan munculnya serangkaian plantar fasciitis atau kondisi menyakitkan yang melibatkan peradangan pada jaringan keras di bagian bawah kaki pada orang-orang yang mengubah tingkat aktivitas dan sepatu yang mereka kenakan.

Kondisi semacam itu dapat terjadi ketika orang tiba-tiba melangkah di lingkungan rumah tanpa sol. Meskipun demikian, tidak memakai alas kaki dalam beberapa waktu bisa bermanfaat bagi orang yang tidak merasakan nyeri pada tumit atau lengkungan kaki.

Dokter ahli penyakit kaki, Daniel Stewart MD, menyampaikan bahwa pada dasarnya sepatu juga berpeluang menyempit dan membatasi gerakan dengan cara yang juga dapat menyebabkan masalah kaki seperti otot yang lemah, bunion, dan hammertoe.

Walaupun ada baiknya, terlalu sering bertelanjang kaki di dalam rumah juga dapat menyebabkan masalah pada kaki.

Alicia Canzanese, seorang dokter ahli penyakit kaki dan pelatih atletik, mengemukakan bahwa terlalu sering bertelanjang kaki di rumah menimbulkan risiko cedera karena tersandung karpet, jatuh dari tangga, atau menginjak mainan.

Di samping itu, ada masalah lain yang dapat berkembang seiring waktu. Podiatris Dr Elizabeth ?????Daughtry mengatakan bahwa plantar fascia -pita jaringan yang menghubungkan pangkal jari kaki ke tumit- mengencang ketika kita tidak berdiri selama berjam-jam.

Beranjak dari kursi atau tempat tidur untuk melangkah turun tanpa dukungan saat bertelanjang kaki berisiko memberikan tekanan berlebihan dan menimbulkan iritasi pada jaringan mengencang tersebut.

Orang dengan lengkungan kaki yang tinggi atau rendah memiliki risiko lebih besar karena hal itu memengaruhi cara berat didistribusikan ke seluruh kaki, kata Dr Daughtry.

Dr Daughtry mengatakan bahwa berjalan jauh tanpa dukungan lengkungan kaki juga dapat menyebabkan nyeri pada bola kaki, suatu kondisi yang secara umum dikenal sebagai metatarsalgia.

Hal ini terjadi karena saat telapak kaki menyentuh tanah atau lantai, sendi jempol kaki harus bekerja lebih keras untuk mendorong maju. Dan berdiri sepanjang hari atau sebagian hari akan menambah tekanan ekstra pada telapak kaki, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan nyeri.

Kaki memiliki perlindungan alami terhadap tekanan dalam bentuk bantalan lemak di bawah tumit dan telapak kaki. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, terutama setelah berusia ‘50-an, bantalan empuk tersebut dapat menipis atau rusak.

Ketika hal itu terjadi dan membuat kaki terasa sakit ketika digunakan untuk menapaki lantai keras, dokter Canzanese mengatakan, sebaiknya menggantikan bantalan lemak alami pada kaki dengan alas kaki yang sesuai.

Kalau mengalami radang sendi atau sudah menderita plantar fasciitis dengan ciri nyeri menusuk di tumit, terutama saat bangun tidur, mengenakan sepatu dengan penyangga lengkung di dalam ruangan bisa membantu meredakan nyeri menurut dokter Canzanese.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.