Cagub Jatim Khofifah Serukan Jaga Suasana Pilkada Demi Demokrasi Sehat
Selasa, 19 Nov 2024, 11:08 WIBSURABAYA - Calon gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa meminta maaf kepada masyarakat dan para pesaingnya atas kekhilafan yang mungkin terjadi selama proses kampanye.
"Mohon maaf kepada elemen tertentu yang mungkin sedang belanja di pasar sedikit terganggu karena kami bersambang ke titik tertentu yang kemungkinan berdampak pada kurang lancarnya lalulintas atau transaksi di pasar ," kata Khofifah saat jumpa pers usai Debat Publik Ketiga Pilgub Jawa Timur 2024, di Grand City Surabaya, Senin (18/11) malam.
Pada closing statement debat, Khofifah juga menyampaikan maaf kepada pesaingnya di Pilgub Jatim.
"Kepada Bu Risma, Mbak Luluk, Gus Hans, dan Mas Lukman, jika kami ada khilaf, kami mohon maaf. Kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, Â kami juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf," Â ujarnya.
 Selain itu, Khofifah  mengimbau para relawan untuk menjaga suasana Pilkada tetap aman dan damai demi menciptakan demokrasi yang sehat.Â
"Jagalah suasana Pilkada serentak ini dengan aman, damai, seneng bareng, bangun guyub rukun untuk menciptakan demokrasi yang lebih baik," tambahnya.
 Khofifah menegaskan pentingnya membangun semangat gotong royong demi kebaikan Jawa Timur di masa depan. Ia menyebut seluruh proses kampanye telah dijalankan bersama berbagai elemen masyarakat demi mengabdikan diri pada provinsi ini.Â
"Seluruh proses sudah kita lakukan bersama seluruh elemen, semuanya adalah anak-anak yang ingin mengabdikan diri untuk kebaikan Jawa Timur ke depan," katanya.
Sementara itu, debat publik ketiga Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur mengambil tema Akselerasi Pembangunan Infrastruktur, Interkoneksitas Kewilayahan dan  Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup untuk Mewujudkan Jawa Timur sebagai Episentrum Ekonomi Kawasan Timur Indonesia.
Tema itu terdiri dari delapan sub tema, yakni Infrastruktur Transportasi dan Telekomunikasi, Infrastruktur Permukiman, Air Minum Bersih dan Persampahan, Infrastruktur, Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan.
Kemudian Pemerataan Konektivitas Antar Wilayah, Perencanaan Wilayah dan Tata Ruang Terintegrasi, Perubahan Iklim, Pertambangan dan Komitmen Ekologis, serta Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Real Madrid Tutup Musim 2025/2026 dengan Kemenangan Telak 4-2 Atas Athletic Club
-
Proyek Sekolah Rakyat Jateng 2 Capai 30,3 Persen, Kementerian Sosial Targetkan Selesai Juni 2026
-
Iran Ogah Berunding Dibawah Blokade
-
Wang Uji Ketangguhan Alexandra Eala
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Barasuara Tampil di Nipah Park Makassar, Pengunjung Melonjak 21 Persen Tembus 11 Ribu
-
Ratusan Eks Karyawan Situbondo Belum Terima Hak, Perusahaan Janji Bayar Dicicil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.