- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iran Ogah Berunding Dibawa...
Iran Ogah Berunding Dibawah Blokade
Minggu, 26 Apr 2026, 20:12 WIBISTANBUL - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan pihaknya tidak akan berunding di bawah tekanan, ancaman, atau blokade.
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, menurut keterangan resmi kepresidenan Iran, Sabtu (25/4).
Ia mengatakan titik temu dan lingkungan kondusif menjadi syarat utama bagi dialog yang efektif.
Menurut Pezeshkian, pengalaman negosiasi sebelumnya justru memperdalam ketidakpercayaan publik di Iran karena dialog berlangsung bersamaan dengan sanksi, tekanan, dan blokade.
Ia menegaskan prasyarat penting untuk menyelesaikan perselisihan, yaitu menghentikan sikap bermusuhan dan jaminan hal itu tidak terulang lagi.
Ia juga mengatakan meningkatnya keberadaan militer semakin memperumit situasi dan melemahkan suasana dialog.
Pernyataan Pezeshkian itu muncul di tengah upaya Pakistan menghidupkan kembali pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat setelah eskalasi konflik dalam beberapa pekan terakhir.
Putaran pertama perundingan di Islamabad dua pekan lalu gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari dan meluas ke kawasan Timur Tengah.
Pembicaraan tersebut berlangsung setelah gencatan senjata dua pekan yang dimediasi Pakistan pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump. Ant/Anadolu
- selat hormuz
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Sekolah anak-anak desa terpencil Kerinci
-
Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai "Wilayah" AS
-
Produksi Kerajinan Panjang Mulud di Kota Serang Meningkat
-
Kelola Sampah Jakarta, RDF Plant Rorotan Beroperasi Bertahap
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
Trump Ingin Maju Lagi, Incar Jabatan Presiden AS untuk Ketiga Kalinya
-
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.