- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkab Tangerang Edukasi S...
Pemkab Tangerang Edukasi Siaga Tsunami Sejak Dini
Senin, 18 Nov 2024, 03:05 WIBTANGERANG â Gugus Mitigasi Lebak Selatan menggelar program âSobat Siaga Tsunamiâ dalam rangka edukasi mitigasi bencana. Panita menggandeng mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Tangerang. âProgram dibuat untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana dengan sasaran pelajar,â ungkap Ketua Pelaksana âProgram Sobat Siaga Tsunami,â Joe Evannes Limoko, di Tangerang, Minggu (17/11).
Kegiatan dilaksankan di SDN 3 Situregen, Desa Situregen, Panggarangan, Lebak. Adapun kegiatan edukasi yang diberikan antara lain tentang langkah-langkah evakuasi dini. Perlunya memiliki tas siaga bencana, zona rendaman tsunami, dan zona evakuasi terdekat.
Kemudian edukasi buku saku literasi bencana, tentang memberikan informasi penting mengenai mitigasi bencana. Ada juga peluncuran photobook pahlawan kecil tanggap bencana. Mereka dikenalkan tokoh-tokoh kecil yang berperan dalam kesiapsiagaan bencana.
âKegiatan ini juga diperkaya dengan aktivitas menyenangkan seperti bernyanyi, bermain, dan mewarnai peta zona rendaman tsunami di tas siaga yang diberikan kepada setiap siswa,â jelas Joe. Wali Kelas 5 SDN 3 Situregen, Tati, menyatakan anak-anak sangat antusias mengikuti acara edukasi mitigasi bencana. Mereka mudah paham.
Menurut Tati, acara Sobat Siaga Tsunami berhasil membentuk budaya kesiapsiagaan di kalangan anak-anak sejak dini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan acara dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan masyarakat sekitar dalam menghadapi bencana.
Antisipasi Bencana
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang terus mengantisipasi bencana. Salah satunya menyisir pohon-pohon yang rawan patah cabang atau tumbang. Ini dilakukan bersama petugas Bidang Pertamanan Disbudpar.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar, di Tangerang, Minggu, menuturkan, terus mengawasi di lapangan. Sebab beberapa waktu lalu ada laporan pohon tumbang.
Dia mengantisipasi pohon tumbang. Ubaidillah juga mengingatkan warga untuk tidak berteduh di bawah pohon terutama saat hujan. âPemkot Tangerang juga telah membuka layanan penebangan pohon secara gratis bagi warga yang merasa ada pohon rawan tumbang di sekitarnya,â jelas Ubaidillah.
Hal ini sebagai mitigasi dini sekaligus bagian dari pelayanan memberikan perlindungan kepada masyarakat. âKita pastikan petugas selalu siaga memberikan yang terbaik bagi masyarakat,â katanya. Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota, Indri Suryani, menambahkan masyarakat yang menjadi korban tertimpa pohon tumbang bisa mengajukan klaim.
Klaim bisa melalui aplikasi Tangerang LIVE dan memilih menu Laksa dengan fitur pengajuan asuransi pohon tumbang. Kepala Laboratorium Meteorologi STMKG Yosafat Donni Haryanto menuturkan, musim hujan di Kota Tangerang terjadi Desember. Puncaknya Februari tahun depan.
Camat Periuk Nanang Kosim menambahkan telah sosialisasi dan pelatihan masyarakat mengenai tanggap bencana dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pentingnya Âkesiapsiagaan. wid/Ant/G-1
Berita Terkait:
-
Pemprov DKI Ajak Warga Ramaikan Mal dengan Beragam Promo dan Acara Menarik
-
Penajam Gandeng Swasta Optimalkan Wilayah Penyangga
-
Studi IBM Ungkap 45% Konsumen Gunakan AI untuk Belanja Idulfitri
-
Taktik Timnas Indonesia Racikan Herdman Diuji saat Kontra St. Kitts & Nevis di FIFA Series
-
Telkomsel dan WeTV Menghadirkan Kejutan Bagi Pelanggan Setia.
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Kesiapan Prajurit Yonif TP 875 di Dompu
-
Takeda, IFRC dan PMI Luncurkan Aliansi “United Against Dengue” di Indonesia, Perluas Upaya Regional dalam Memperkuat Ketahanan Masyarakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.