Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

8 Pompa Stationer Rusak

📅 Rabu, 13 Nov 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
8 Pompa Stationer Rusak Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini Yusuf.

JAKARTA – Sangat disayangkan di saat musim hujan, malah sebanyak delapan pompa stationer atau rumah pompa Jakarta Utara rusak. Ini perlu dipertanyakan kemarin-kemarin tidak diperiksa, agar bisa beroperasi saat musim banjir.

“Sekarang masih diperbaiki,” jelas Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini Yusuf, Selasa. Perlu dipertanyakan, mengapa sebelumnya tidak diperbaiki. Justru saat hujan sudah banyak turun baru diperbaiki.

Delapan pompa yang rusak adalah Sunter Utara nomor satu, nomor tiga dan nomor empat. Kemudian, pompa Pluit Barat nomor tiga. Pompa Cilincing nomor satu. Pompa Muara Angke nomor tiga. Pompa Kapuk Satu nomor dua dan Pompa Kapuk Tiga nomor tiga.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat pompa dapat berfungsi kembali sehingga beroperasi saat hujan deras,” jelasnya. Wakil Wali Kota mesti mencari sebab kerusakan pompa-pompa tersebut dan menindak orang yang bertanggung jawab.

Jakarta Utara selama ini memiliki 214 pompa. Ini terdiri dari 166 pompa stationer dan 48 pompa portabel. “Kami sudah lakukan antisipasi dengan melakukan pengecekan dan meminta Suku Dinas Sumber Daya Air untuk memastikan semua rumah pompa berfungsi,” katanya. Lalu mengapa sampai ada delapan yang rusak dan baru diperbaiki?

Padahal dia mengatakan, masuknya musim hujan merupakan waktu sangat tepat untuk pemeriksaan pompa air. Jika ada yang rusak langsung diganti sehingga mesin dapat berfungsi dengan baik saat hujan deras. Namun, sekarang masih ditemukan pompa rusak. Tidak sinkron pernyataan dan kenyataan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.