Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ukraina Publikasikan Komunikasi Radio Militer Korut di Kursk

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ukraina Publikasikan Komunikasi Radio Militer Korut di Kursk Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Pasukan Korut l ­Pemimpin Korut, Kim Jong-un, saat bertemu dengan sejumlah personel militer di Kota Sinuiju, Provinsi Pyongan Utara pada akhir Juli lalu. Pada Minggu (10/11), militer Ukraina mempublikasikan isi komunikasi radio dari pasukan Korut

SEOUL - Militer Ukraina pada Minggu (10/11) waktu setempat mempublikasikan isi komunikasi radio dari pasukan Korea Utara (Korut) yang disadap dari wilayah Kursk, Russia.

Dalam komunikasi yang disadap sehari sebelumnya oleh Badan Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina, terdengar dengan jelas percakapan dalam bahasa Korea beraksen Korut seperti hana, dul, hana, dul (satu, dua, satu, dua), Kidaryeora (tunggulah), na, mulgae susin (saya terima instruksi), dan mulgae dul, mulgae hana, mulgae hana.

Pria yang diyakini sebagai tentara itu diduga sedang memanggil rekan-rekannya dan memerintahkan mereka untuk melakukan sesuatu.

Diketahui bahwa militer Ukraina telah menyadap isi komunikasi radio tersebut dan menafsirkannya berisi perintah untuk segera kembali.

Sebelumnya pihak berwenang Ukraina dan Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi sekitar 11.000 pasukan Korut telah dikirim untuk membantu Russia dalam melawan Ukraina, dan saat ini ditempatkan di wilayah Kursk.

Ukraina telah menguasai sebagian wilayah Kursk sejak meluncurkan serangannya pada Agustus lalu.

Selain itu sebuah laporan juga menyebut bahwa pertempuran dalam skala penuh antara pasukan Korut dan pasukan Ukraina diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari mendatang, seiring dengan rencana strategis Russia untuk memperluas invasi melawan Ukraina.

Media The New York Times melaporkan dengan mengutip sejumlah keterangan dari pejabat pemerintah AS pada Minggu waktu setempat yang menyatakan bahwa Moskwa telah mengumpulkan sekitar 50.000 pasukan Russia dan Korut untuk terlibat dalam operasi tempur langsung demi merebut kembali wilayah Kursk dari Ukraina.

Demikian pula laporan CNN yang mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Russia telah mengumpulkan puluhan ribu tentara dan tentara Korut untuk berpartisipasi dalam serangan dalam waktu dekat. Berdasarkan laporan tersebut, pihak militer Ukraina memperkirakan serangan dari pasukan besar itu akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang.

Tanda Eskalasi

Pasukan Korut yang diyakini berjumlah lebih dari 10.000 tentara, saat ini tengah menerima latihan militer di wilayah ujung barat Kursk, dan dikonfirmasi bahwa seragam militer, senapan mesin, misil antitank dan peralatan lainnya telah dipasok ke pasukan Korut dari Russia.

Komandan militer tertinggi Ukraina, Oleksandr Syrskyi, mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial Facebook pada Sabtu (9/11) lalu bahwa negaranya memiliki banyak laporan mengenai tentara Korut yang bersiap untuk tergabung dalam operasi tempur bersama pasukan Russia.

Dalam unggahan tersebut, Syrskyi menulis bahwa ia mengatakan kepada Jenderal Christopher Cavoli, yang mengepalai Komando Eropa AS, bahwa situasi masih menantang dan bahkan menunjukkan adanya tanda-tanda eskalasi.

Pihak berwenang Ukraina dan AS sebelumnya menyebut bahwa telah terdapat keterlibatan skala kecil antara tentara Korut dan pasukan Ukraina pada Senin pekan lalu. Lalu pada Kamis (7/11), laporan media mengatakan bahwa tentara Korut bertempur bersama dengan Brigade Infanteri Angkatan Laut 810 Russia di wilayah Kursk, Russia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

43 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.