Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Targetkan 1 Juta Hektar Lahan Teraliri Irigasi

📅 Senin, 11 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Targetkan 1 Juta Hektar Lahan Teraliri Irigasi Doc: Antara
Ket. Pertanian Indonesia

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Pertanian (Kementan) terus berkolaborasi untuk mencapai target satu juta hektar lahan teraliri irigasi. Keduanya mensepakati kerja sama dalam menyukseskan program swasembada pangan.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Menteri PU Dody Hanggodo dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pemanfaatan Bendungan untuk Irigasi Pertanian di Jakarta, Jumat (8/11).

Bersama dengan Kementan, Kementerian PU menargetkan 1 juta hektar (ha) lahan sawah dapat dialiri oleh jaringan irigasi. Hal itu untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produksi pertanian. Dalam rangka mendukung ketahanan pangan, Kementerian PU juga membangun infrastruktur untuk meningkatkan keandalan penyediaan air irigasi melalui pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi.

“Setelah ini, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR dan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian akan berkolaborasi untuk melakukan koordinasi. Sehingga, mulai dari hari ini kita bisa bekerja bersama demi mewujudkan percepatan swasembada pangan nasional,” ujar Dody.

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menambahkan pihaknya siap mendukung berbagai program swasembada pangan. Salah satunya dengan bekerja sama dengan Kementan.

“Dalam hal ini, Kementerian PU siap mendukung di bidang irigasinya. Mungkin saat ini ada kewenangan masing-masing, namun kami sepakat akan jalan bersama-sama dan bersinergi untuk mendukung percepatan swasembada pangan,” tambah Wamen Diana.

Tuntaskan Bendungan

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia menerangkan, Kementerian PU telah menghitung luas lahan yang telah ada dan dapat dioptimalisasi bersama-sama dengan Kementan. Hingga akhir 2024, Kementerian PU akan menyelesaikan 53 bendungan.

Sementara, 45 bendungan yang telah selesai mampu memberikan kontribusi layanan air irigasi seluas 352.712 ha yang berpotensi menambah luas tanam seluas 222.717 ha. Serta, meningkatkan ekstensifikasi pertanian seluas 83.290 ha.

“Di seluruh Indonesia ada 187 bendungan (eksisting), terdapat penambahan luas tanam melalui Optimalisasi IP seluas 8.993 ha. Setelah ditambah 53 bendungan sampai akhir 2024, sebanyak 14 bendungan memiliki manfaat selain irigasi. Sehingga, jumlah bendungan yang memiliki manfaat irigasi sebanyak 218 bendungan dengan luas potensial 1.113.792 ha, dan sudah ditanami,” terang Bob.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan Kementan menargetkan 1 juta ha oplah lahan, dan kita akan menaikkan IP 1 kali. Dari 1 juta Ha tersebut, kita bisa menghasilkan padi sebesar 5 juta ton.

"Jadi, sekarang kami akan membentuk satu tim untuk menjalankan visi Presiden, yaitu swasembada pangan dalam waktu singkat. Targetnya, dalam 4 tahun tapi mudah-mudahan dapat dicapai dalam waktu singkat,” tandas Amran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Babak Pertama ...
Ekonomi
Penggunaan B50 untuk mobil ...

Pertanian perkotaan di lahan terbengkalai

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pertanian perkotaan di laha...

Mobile Cek Kesehatan Gratis di Pontianak

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Mobile Cek Kesehatan Gratis...
Olahraga
Piala Dunia, Bellingham Baw...

Program open house SRT 40 Indramayu

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Program open house SRT 40 I...
Nasional
Apel kesiapsiagaan antisipa...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, DPR Minta Hukuman Mati dan Bentuk Panja Pengawasan

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, DPR Minta Hukuman Mati dan Bentuk Panja Pengawasan

11 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.