Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Parung Kembangkan Bawang Hitam

📅 Sabtu, 02 Nov 2024, 03:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Parung Kembangkan Bawang Hitam Doc: ANTARA/HO-UMJ
Ket. Tim program pemberdayaan masyarakat pengembangan UMKM bawang hitam dari ­Universitas Muhammadiyah Jakarta bersama warga Desa Waru, Parung, Bogor.

BOGOR - Sebagai upaya meningkatkan ekonomi, masyarakat Parung, Bogor, mengembangkan bawang hitam. Program ini akan ditangani mendirikan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dibentuk Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Upaya ini merupakan bagian dari pengabdian UMJ kepada masyarakat (PKM) yang didukung dana hibah dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristekdikti. Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (1/11), disebutkan bahwa program PKM dipimpin Ir Sukrianto, MA, dari Fakultas Pertanian UMJ.

Program melibatkan rangkaian kegiatan yang komprehensif, termasuk sosialisasi, pelatihan produksi bawang hitam dan pembentukan UMKM. Bersama tim yang terdiri atas Dessy Iriani Putri dan Prof Dr Tria Astika Endah Permatasari. Mereka dibantuk tiga mahasiswa dari Fakultas Pertanian: Danindra Ziva, Farhan Khairul Rizqidan Sri Wahyuni.

Program bertujuan memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan peluang usaha. Dalam pelatihan, warga diajarkan mengenai proses pembuatan bawang hitam. Ini mulai dari tahapan kondensasi gula dan amina dalam suhu 60-70 derajat Celcius hingga perubahan warna dari coklat menjadi hitam. Ini akan terjadi selama 14-45 hari.

Sebagai hasil nyata, ibu-ibu PKK Desa Waru, Parung, Bogor kini memproduksi bawang hitam dengan merek dagang "Bawang Hitam Kabita." Mereka membuat tiga variasi kemasan: 150 gram, 200 gram, dan 300 gram. Produk ini tidak hanya memenuhi kebutuhan kesehatan, tetapi juga menambah nilai ekonomi bagi masyarakat lokal.

"Dengan adanya program ini, kami berharap UMKM Bawang Hitam Kabita mampu meningkatkan perekonomian Desa Waru. Selain itu, juga menyediakan produk kesehatan berbasis bahan alami berkualitas," ujar Sukrianto selaku Ketua Program Pengabdian UMJ.

Sebagai dukungan pembentukan UMKM bawang hitam di Desa Waru, Tim PKM UMJ juga memberikan bantuan berupa delapan buah penanak nasi (rice cooker) ukuran 6 liter, bawang putih dan tisu kepada peserta pelatihan untuk mendukung proses pembuatan bawang hitam secara mandiri.

Program diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi lokal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Waru.

"Kegiatan juga menjadi bukti komitmen UMJ dalam mendukung pengembangan masyarakat dan meningkatkan daya saing ekonomi melalui inovasi dan pendampingan berkelanjutan," tambah Sukrianto. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.