Topan Kong-rey Ganggu Arus Penerbangan di Taiwan
📅 Jumat, 01 Nov 2024, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/CNA
KEELUNG - Topan Kong-rey yang menghantam Taiwan pada Kamis (31/10) telah dinobatkan sebagai salah satu badai terbesar yang melanda pulau itu dalam beberapa dekade, menimbulkan gelombang setinggi 10 meter, memicu banjir dan merenggut sedikitnya satu nyawa.
"Dengan kecepatan angin maksimum 184 kilometer per jam, Kong-rey menerjang daratan Taiwan timur pada Kamis sore," kata Badan Cuaca Pusat Taiwan.
Akibat hantaman topan Kong-rey ini dilaporkan lebih dari 400 penerbangan domestik dan internasional dibatalkan sementara semua layanan feri ditangguhkan.
Kekuatan topan ini sama dengan Topan Gaemi, yang merupakan badai terkuat yang melanda Taiwan dalam delapan tahun terakhir saat menerjang daratan pada Juli lalu, tetapi radius Kong-rey sejauh 320 kilometer menjadikannya yang terbesar dalam hampir tiga dekade.
Badan Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan melaporkan satu orang tewas ketika pohon tumbang menimpa kendaraannya pada Kamis di daerah Nantou dan sebanyak 73 orang lainnya terluka akibat cuaca buruk ini. "Setidaknya 34 tanah longsor telah tercatat, 162 bangunan rusak dan 366 pohon tumbang," lapor Badan Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kekuatan embusan topan Kong-rey diperkirakan akan melemah saat menerjang pegunungan yang membentang di bagian tengah pulau, sebelum bergerak melintasi Selat Taiwan pada sore hari.
Kong-rey adalah topan ketiga yang melanda Taiwan sejak Juli. Sebelumnya Taiwan diterjang oleh topan Gaemi yang menewaskan sedikitnya 10 orang dan topan Krathon yang menewaskan sedikitnya empat orang.SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!