Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tamhut DKI Kembali Tanam Pohon Tabebuya di Palmerah

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 19:35 WIB | Oleh:
Tamhut DKI Kembali Tanam Pohon Tabebuya di Palmerah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat menanam pohon jenis tabebuya di sisi Jalan Inspeksi Kali Grogol, RW 01 Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jumat (1/11).

JAKARTA - Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta kembali menanam pohon jenis tabebuya di sisi Jalan Inspeksi Kali Grogol, RW 01 Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, pada Jumat.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut)DKI Jakarta, Bayu Meghantara menyebut bahwa Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membuat Kota Jakarta lebih hijau dengan menargetkan sebanyak 10 ribu pohon ditanam

"Khususnya pada areal yang selama ini belum dilakukan penanaman maupun terdampak dari pembangunan infrastruktur," katanya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menata dan hijaukan ruang terbuka publik dan ciptakan area hutan perkotaan.

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Barat, Romi Sidharta menambahkan bahwa penanaman pohon dilakukan dalam rangka mendukung kualitas ekologi Jakarta yang lebih baik.

"Menanam pohon tabebuya sebanyak 20 pohon di sisi KaliGrogol. Luas area yang ditanam sekitar 230 meter. Kami rutin menanam pohon setiapJumatdi depan wilayah kecamatan di Jakarta Barat," kata Romy.

Ia menambahkan, pohon tabebuya yang ditanam setinggi kurang lebih 4 meter dengan jarak tanam 2-3 meter.

Pihaknya mengimbau warga untuk merawat dan menjaga pohon yang ditanam sekaligus mendukung kualitas udara dengan menanam pohon. "Memanfaatkan areal terbuka untuk ditanami pohon supaya nantinya lebih asri," katanya.

Sebanyak 700 pohon pelindung telah ditanam sejak bulan Juni hingga Juli 2024 di delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat.

Penanaman tersebut menyasar lahan kosong seperti bantaran sungai, aset pemerintah dan lahan fasos-fasum.

Adapun jenis pohon hang ditanam adalah pohon pelindung seperti tabebuya, kamboja dan mahoni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.