Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Wasir Minim Risiko dengan Metode Laser

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 20:05 WIB | Oleh:
Atasi Wasir Minim Risiko dengan Metode Laser Doc: istimewa
Ket. Seorang dokter di Klinik Utama DR. Indrajana, sedang melakukan penanganan wasir dengan metode laser. Tindakan ini diklaim minim risiko dan tanpa memerlukan rawat inap.

JAKARTA- Wasir (Hemoroid) merupakan pembuluh darah vena yang membengkak di dalam anus dan rektum bagian bawah. Wasir mirip dengan varises, dapat berkembang di dalam rektum, yang disebut wasir internal. Wasir juga dapat berkembang di bawah kulit di sekitar anus, yang disebut wasir eksternal.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, sekitar 5-10 persen populasi orang dewasa di Indonesia menderita wasir. Penyakit ini terutama dialami oleh mereka yang berusia 30 tahun ke atas, dengan risiko lebih tinggi pada lansia, orang dengan pola makan rendah serat, dan mereka yang memiliki gaya hidup kurang aktif. Selain itu, kelompok wanita hamil serta pekerja kantoran atau pengemudi yang duduk terlalu lama juga rentan mengalami kondisi ini.

"Wasir merupakan kondisi umum yang sering terjadi di Indonesia. Wasir sering kali ditakuti oleh masyarakat karena dianggap harus ditangani dengan operasi yang menyakitkan dan membutuhkan pemulihan lama. Pasien seringkali datang berobat ketika sudah mengalami gejala berat," ujar dr. Christian Sumilat, Sp. B, Spesialis Bedah Klinik Utama DR. Indrajana melalui keterangan tertulis pada hari Rabu (30/10).

Gejala yang sering ditemukan pada pasien wasir seperti gatal dan nyeri pada daerah anus, dan bahkan bisa sampai mengeluarkan darah saat defekasi. Apabila dibiarkan, benjolan semakin lama akan membesar dan tidak bisa masuk kembali ke anus bahkan sampai terjadi perdarahan.

Saat ini penanganan wasir kini dapat dilakukan dengan metode laser yang minim risiko dan tanpa memerlukan rawat inap. Pasien bahkan dapat langsung pulang untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari setelah menjalani prosedur.

Klinik Utama DR. Indrajana menghadirkan solusi inovatif dan aman dalam penanganan wasir dengan menggunakan metode laser yang minim risiko dan tanpa memerlukan rawat inap. Dengan teknik yang lebih nyaman dan efisien ini, pasien dapat langsung melanjutkan aktivitas sehari-hari setelah menjalani prosedur.

Dr. Christian mengatakan, metode laser yang digunakan memberi kenyamanan lebih bagi pasien karena rasa sakit yang dirasakan jauh lebih minimal dibandingkan metode tradisional. Prosedurnya cepat, dan untuk sebagian besar kondisi, tidak memerlukan rawat inap.

"Ini tentu sangat menguntungkan bagi pasien yang ingin segera pulih dan kembali ke rutinitas tanpa terhambat waktu pemulihan yang lama. Tindakan tersebut dilakukan dengan cara penyinaran oleh tenaga laser sehingga wasir pada anus akan mengecil dan risiko perdarahan dapat ditekan serendah mungkin," jelasnya.

Beberapa keunggulan dari metode laser dalam penanganan wasir antara lain, rasa sakit yang minimal, laser membantu meminimalkan rasa sakit yang sering dialami pasien pada metode tradisional. Risiko lebih rendah dibandingkan dengan teknik konvensional karena metode ini tidak memerlukan sayatan.

Dengan tidak adanya sayatan otomatis hal tersebut akan meminimalkan juga risiko pendarahan. Prosedur cepat, proses penanganan dilakukan dengan lebih cepat dan efisien, sehingga pasien dapat segera kembali beraktivitas. Tanpa rawat inap, pasien bisa langsung pulang setelah prosedur selesai tanpa perlu menginap.

"Teknik penanganan wasir dengan metode konvensional seperti hemoroidektomi yaitu prosedur pembedahan umum dengan melakukan sayatan untuk pengangkatan wasir. Hal ini akan menimbulkan nyeri serta penyembuhan yang lebih lama sehingga otomatis akan mengganggu aktivitas pasien hingga 4-6 minggu," paparnya.

Ia menambahkan, mengatasi wasir bukan lagi proses yang menakutkan atau mengganggu. Dengan metode laser ini, pasien kami bisa merasa lebih tenang karena prosedurnya nyaman dan hasilnya sangat baik, dan yang terpenting pasien tidak perlu mengorbankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu Direktur Klinik Utama DR. Indrajana dr. Mustapa Widjaja, mengatakan, klinik spesialis bedah di klinik utama DR. Indrajana menawarkan solusi yang holistik (one-stop-solution), bagi pasien dengan berbagai keluhan mulai dari diagnosis, perawatan, hingga rehabilitasi penyembuhan.

"Di klinik ini, kami menangani keluhan pasien dari sejak kedatangan hingga pulang dan selesai melakukan pengobatan. Dengan demikian pasien tidak perlu kemana-mana lagi karena semua fasilitas tersedia dalam klinik ini seperti, pemeriksaan laboratorium, rontgen, berbagai poli dokter dengan berbagai spesialisasi, kamar operasi, kamar rawat inap hingga fasilitas transportasi bagi pasien yang membutuhkan pun tersedia,"

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.