Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok: Kunci Meredakan Konflik di Timur Tengah Ada di Tangan Negara Besar

📅 Selasa, 29 Okt 2024, 08:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok: Kunci Meredakan Konflik di Timur Tengah Ada di Tangan Negara Besar Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin (28/10/2024).

BEIJING - Pemerintah Tiongkok menilai negara-negara besar menjadi pihak yang menentukan agar dapat meredakan konflik di Timur Tengah.

"Insiden baru-baru ini sekali lagi menyoroti urgensi untuk mengakhiri pertempuran. Komunitas internasional, terutama negara-negara besar yang berpengaruh, harus mengambil tindakan konkret untuk memainkan peran konstruktif," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin.

Hal tersebut disampaikan Lin Jian terkait dengan pernyataan Israel pada Sabtu (26/10) yang mengatakan telah melakukan serangan selama empat jam terhadap Iran. Terhadap serangan tersebut, Teheran menyebut telah berhasil menggagalkan upaya Israel menyerang beberapa titik di Teheran dan di seluruh negara tersebut.

Serangan itu dimulai sekitar pukul 02.30 waktu setempat (06.00 WIB) pada Sabtu, yang menargetkan fasilitas militer di provinsi perbatasan Ilam dan Khuzestan serta wilayah di sekitar ibu kota Teheran.

Angkatan bersenjata Iran mengatakan bahwa meskipun sebagian besar rudal dicegat oleh sistem pertahanan udara, beberapa menyebabkan "kerusakan terbatas," yang mengakibatkan kematian empat orang tentara dan satu orang sipil.

"Negara-negara besar yang berpengaruh diharapkan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk meredakan ketegangan regional," tambah Lin Jian.

Tiongkok, kata Lin Jian, menentang pelanggaran kedaulatan dan melemahkan keamanan negara lain serta menentang penyalahgunaan kekuatan.

"Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat. Pihak-pihak terkait perlu menahan diri untuk tidak semakin meningkatkan risiko keamanan secara keseluruhan di kawasan tersebut," ungkap Lin Jian.

Serangan Israel ke Iran tersebut terjadi pascapeluncuran lebih dari 180 rudal Iran ke Israel pada 1 Oktober yang digambarkan Teheran sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, kepala Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan Korps Garda Revolusi Islam Abbas Nilforoushan.

Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap serangan Israel akan direspons dengan respons yang lebih keras.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan serangan udara tersebut menargetkan fasilitas produksi rudal Iran, sistem rudal permukaan-ke-udara, dan infrastruktur pertahanan udara.

Sementara Kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi lewat media sosial mengatakan fasilitas nuklir Iran tidak terdampak serangan Israel dan para pengawas dalam keadaan aman serta melanjutkan pekerjaan penting mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.