9 Hal Keliru yang Orang Katakan tentang Olahraga
📅 Minggu, 27 Okt 2024, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Health
Julie Broderick, Trinity College Dublin
Membuat olahraga bagian dari kehidupan kita sehari-hari bisa menjadi hal yang susah, walaupun kita sudah punya tekad yang kuat. Ada banyak alasan seseorang tidak berolahraga, dan juga banyak salah paham tentang olahraga.
Ini adalah sembilan salah paham tentang olahraga dan apa saja yang riset-riset temukan.
1. Saya pernah fit, jadi tidak perlu olahraga
Sayangnya, manfaat kesehatan dari olahraga tidak akan bertahan jika Anda tidak melanjutkan kebiasaan olahraga Anda. Sebuah penurunan drastis atau berhenti total bisa menyebabkan hilangnya manfaat-manfaat yang pernah didapat, seperti kebugaran kardiovaskular dan ketahanan tubuh. Konsistensi merupakan kuncinya. Buatlah olahraga bervariasi dan menarik karena menjaga aktivitas fisik dalam tingkat tinggi di sepanjang hidup Anda memberi dampak yang positif bagi kesehatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Berdiri sepanjang hari tidak memiliki manfaat yang sama dengan olahraga
Berdiri dan bergerak sepanjang hari menandakan Anda memiliki tingkat aktivitas fisik yang tinggi. Ini bagus untuk kesehatan. Untuk menambah manfaat untuk kesehatan, tambah porsi olahraga Anda - sampai Anda sedikit berkeringat - sampai setidaknya 150 menit per minggu, jika memungkinkan.
3. Olahraga perlu dilakukan setidaknya sepuluh menit atau lebih, atau akan menjadi sia-sia
Sebaiknya Anda baca juga:
Berita bagusnya adalah panduan terbaru telah menghapus perlunya aktivitas fisik untuk dilakukan selama setidaknya 10 menit. Tidak ada batas minimum untuk manfaat kesehatan, jadi lakukanlah pekerjaan rumah, seperti membawa tas belanja yang berat dan semangat dalam pekerjaan rumah atau berkebun, untuk meningkatkan kesehatan Anda.
Cobalah untuk olahraga "ringan", contohnya melakukan tiga sampai empat kegiatan (setengah sampai dua menit lamanya) sepanjang hari, seperti naik tangga dengan cepat yang membuat Anda mengejar napas.
4. Saya mempunyai penyakit kronis, haruskah saya menghindari olahraga?
Ini tidak tepat. Menjadi lebih aktif akan bermanfaat untuk berbagai macam penyakit kronis, termasuk kanker, penyakit jantung dan penyakit paru obstruktif kronik. Aktiflah selama kondisi Anda memungkinkan, coba beraktivitas selama 150 menit per minggu dengan aktivitas sedang. Jika Anda mempunyai larangan medis yang rumit, minta izin medis dari dokter sebelum Anda memulai sebuah olahraga rutin dan dapatkan nasihat olahraga dari ahli fisioterapi atau ahli olahraga lainnya.
5. Saya terlalu tua untuk berolahraga
Hal ini tidak benar. Bukti menunjukkan bahwa penuaan sendiri bukan penyebab masalah yang besar sampai Anda mencapai umur pertengahan 90-an. Dan kekuatan, tenaga, dan massa otot bisa ditambah, bahkan di usia yang tidak muda. Idealnya jika Anda di atas 65 tahun atau lebih tua, Anda melakukan latihan aerobik, latihan keseimbangan, dan penguatan otot.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!