9 Hal Keliru yang Orang Katakan tentang Olahraga
📅 Minggu, 27 Okt 2024, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis6. Olahraga akan membuat saya kurus
Sebenarnya tidak juga. Gabungkan pembatasan kalori dengan aktivitas fisik untuk mengurangi berat badan dengan sukses dan ingat: Anda tidak bisa menghindari sebuah diet yang buruk. Orang akan mempunyai target pengurangan berat yang substansial (lebih dari 5% dari berat badan) dan orang yang berusaha untuk memangkas berat badan yang signifikan perlu untuk melakukan lebih dari 300 menit aktivitas dengan intensitas sedang selama seminggu, hanya untuk mencapai target mereka dan ini termasuk latihan ketahanan untuk membuat massa badan yang ramping.
7. Saya berlari sekali seminggu, tapi itu tidak cukup
Tenang saja, segala jenis olahraga lari, termasuk yang sekali seminggu, menghasilkan manfaat kesehatan yang penting. Jika Anda tidak punya waktu banyak untuk berolahraga, bahkan hanya berlari selama 50 menit dalam sekali dalam seminggu dan dalam kecepatan di bawah 10 kilometer per jam telah berhasil mengurangi risiko kematian prematur. Tingkat lari yang lebih tinggi juga tidak berarti meningkatkan manfaat untuk badan kita.
8. Saya hamil, jadi saya harus lebih santai
Sebaiknya Anda baca juga:
Aktivitas fisik dengan intensitas sedang itu aman untuk perempuan hamil yang secara umum sehat dan tidak memiliki risiko untuk kesehatan janin. Aktivitas fisik mengurangi risiko dari penambahan berat badan berlebih dan diabetes gestasional dalam kehamilan.
9. Saya merasa tidak enak badan, jadi saya sebaiknya tidak olahraga
Jika Anda memiliki deman, sakit parah atau mengalami rasa rakit luar biasa atau kelelahan, jangan olahraga. Pada situasi lainnya, menjadi aktif secara fisik itu aman, tapi tetap dengarkan badan Anda dan kurangi beban olahraga jika diperlukan. Dan jika Anda bisa, pakai baju dan bergerak secepatnya untuk menghindari kelumpuhan ketika sakit atau PJ paralysis.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Julie Broderick, Assistant Professor, Physiotherapy, Trinity College Dublin
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!