Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pejabat Bekasi Diminta Banyak Berinovasi

📅 Sabtu, 26 Okt 2024, 04:02 WIB | Oleh:
Pejabat Bekasi Diminta Banyak Berinovasi Doc: Fajar CQA
Ket. Penjabat Sekretaris Daerah Jaoharul Alam mewakili Pj Bupati melantik 40 orang Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, di Aula KH Noer Alie, Gedung Bupati, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Jum'at, (25/10).

BEKASI - Para pejabat Kabupaten Bekasi harus mempu berinovas dalam bertugas demi pelayanan masyarakat yang terus membaik. Harapakan dan permintaan ini disampaikan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan pemkab.

"Para pejabat pengawas yang dilantik mesti mampu beradaptasi dan membuat inovasi agar pelayanan masyarakat semakin baik," ujarnya. Jaoharul menekankan, agar pejabat selalu memegang integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas.

"Jabatan yang saudara emban adalah amanah. Dan amanah itu dengan kesadaran bahwa setiap tindakan yang saudara ambil akan berdampak langsung kepada masyarakat luas," ungkapnya.

Jaoharul Alam mewakili Bupati Bekasi melantik 40 Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, di aula KH Noer Alie, Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, Jumat (25/10).

Pelantikan tersebut sesuai dengan Keputusan Bupati Bekasi Nomor: KP.03 03/Kep.3218-BKPSDM/2024 Tanggal 24 Oktober 2024 tentang Mutasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Jaoharul Alam menjelaskan, pelantikan ini sejalan dengan pelantikan pejabat Eselon 3. Ini untuk mengisi jabatan yang kosong di Jabatan Pengawas atau Eselon 4. Mereka kebanyakan berada di UPTD Dinas Kesehatan, Sekretariat, maupun kecamatan.

Selain itu, meskipun dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati, dan Wali Kota Wakil Wali Kota melarang untuk melakukan rotasi-mutasi, tetapi sesuai dengan aturan tersebut juga ada pengecualian. Artinya, membolehkan rotasi jika sudah mendapat izin Menteri Dalam Negeri.

"Kita sudah mendapat persetujuan menteri dalam negeri. Demikian juga sudah ada persetujuan dari Provinsi Jawa Barat yang disampaikan kepada kita untuk bisa melakukan mutasi," tuturnya. wid/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.