Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

812 Pelajar Kurang Mampu di Kendari Dapat Bantuan Pendidikan, Anggaran Capai Rp1,19 Miliar

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 13:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
812 Pelajar Kurang Mampu di Kendari Dapat Bantuan Pendidikan, Anggaran Capai Rp1,19 Miliar Doc: Antara
Ket. Kepala Dikbud Kota Kendari Saemina.

Kendari - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari menyiapkan anggaran sebesar Rp1,1 miliar untuk program bantuan pendidikan kepada 812 pelajar di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dikbud Kota Kendari Saemina saat ditemui di Kendari, Kamis (1/10), menyampaikan program bantuan pendidikan dipersiapkan untuk para pelajar atau murid kurang mampu di tingkat pendidikan anak usia dini (Paud), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

"Program bantuan ini ada dua yakni bantuan seragam sekolah dan beasiswa pendidikan," kata Saemina.

Ia menjelaskan siswa penerima manfaat bantuan seragam sekolah, yakni 330 murid PAUD, pelajar sekolah dasar 455 orang pelajar SMP. Sementara, bantuan beasiswa diberikan untuk 150 murid PAUD masing-masing sebesar Rp1 juta, 477 pelajar SD sebesar Rp1,5 juta dan Rp1,8 juta kepada 185 pelajar SMP.

"Total dana bantuan pendidikan itu untuk 2026 sebesar Rp 1,19 miliar," ujarnya.

Saemina menjelaskan program bantuan pendidikan itu dilaksanakan pemerintah kota Kendari menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selain itu, bantuan beasiswa juga sudah pernah dilakukan di pemerintah sebelumnya sekaligus sebagai implementasi peraturan perundang-undangan yang mewajibkan 20 persen untuk pendidikan.

"Jadi program ini sudah ada di zamannya wali kota sebelumnya dan dilanjutkan pemkot sekarang," jelas Saemina.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Maljuwais Issrah mengatakan untuk penerima bantuan bantuan seragam sekolah para pelajar yang dimasuk kategori keluarga kurang mampu desil 1 dan 2 dari dinas sosial.

Sedangkan bantuan beasiswa, data para pelajar yang disiapkan dinsos dikombinasikan surat keterangan kurang mampu dari kelurahan.

"Surat keterangan itu diverifikasi oleh Dikbud untuk memastikan penerima program tepat sasaran,total.penerima bantuan 812 siswa," sebutnya.

Ia menambahkan untuk memastikan bantuan beasiswa pendidikan tidak disalahgunakan, Dikbud mengimbau para orang tua atau wali siswa agar menggunakan bantuan untuk biaya sekolah.

Kemudian, Dikbud memberikan surat pengantar kepada pihak sekolah siswa penerima bantuan untuk diberikan kepada orang tua pelajar.

"Surat pengantar itu diberikan kepada orang tua siswa untuk dibawa ke bank membuka buku rekening bantuan beasiswa," tambah Maljuwais.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.