Akankah Prabowo Membawa Kebijakan Luar Negeri Indonesia Jadi Lebih Asertif?
📅 Jumat, 25 Okt 2024, 14:26 WIB | Oleh: Tim PenulisIndonesia di bawah pimpinan Prabowo sepertinya akan lebih menonjol dalam kebijakan dan hubungan luar negeri, baik di kawasan maupun di antara kekuatan besar. Meski demikian, bisa dilihat bahwa Prabowo memiliki tujuan memaksimalkan keuntungan ekonomi dan geopolitik, walaupun dengan "memanfaatkan" ketegangan AS-Cina.
Indonesia berada dalam posisi yang unik: dapat memperoleh manfaat dari investasi Cina melalui BRI sekaligus dari inisiatif AS yang bertujuan membangun rantai pasokan global baru, terutama di sektor teknologi dan manufaktur, serta mendorong partisipasi aktif ASEAN dalam menyelesaikan konflik di kawasan.![]()
Aniello Iannone, Indonesianists | Researcher Kajian Kawasan dan Politik Internasional di Lingkar Kajian Kolaboratif (LKK) | Lecturer, Universitas Diponegoro
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!