Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Australia Beli Rudal Canggih AS Senilai $4,7 Miliar

📅 Selasa, 22 Okt 2024, 15:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia Beli Rudal Canggih AS Senilai $4,7 Miliar Doc: ST/AFP
Ket. Pada bulan April, Australia meluncurkan strategi pertahanan yang memperkirakan peningkatan tajam dalam pengeluaran untuk melawan kerentanannya terhadap musuh.

SYDNEY - Australia pada 22 Oktober mengumumkan kesepakatan senilai $4,7 miliar untuk mempersenjatai angkatan lautnya dengan rudal jarak menengah dan jauh canggih buatan AS, di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Asia-Pasifik.

Perjanjian tersebut, yang dipuji oleh Canberra sebagai "tonggak penting", memperlengkapi kembali pertahanan angkatan laut Australia sesuai dengan strateg baru yang diluncurkan pada tahun 2024 untuk mencegah "taktik koersif" Tiongkok di kawasan tersebut.

Australia mengatakan akan menghabiskan dana tersebut untuk memperoleh rudal SM-6 yang dibawa kapal, yang dapat menyerang pesawat dan rudal jelajah, serta rudal jarak menengah SM-2 Blok III C, yang memiliki kemampuan pemandu dan penjejak baru.

"Australia menghadapi lingkungan geostrategis paling kompleks sejak Perang Dunia II," kata Pat Conroy, Menteri Industri Pertahanan dan Pengiriman Kemampuan Australia, yang sedang berkunjung ke Washington.

Rudal-rudal "tercanggih di dunia" tersebut akan "menjaga keamanan warga Australia, menghalangi musuh mana pun, dan mempertahankan kepentingan nasional Australia di era rudal", katanya.

Rudal tersebut akan dikerahkan secara bertahap di tiga kapal perusak kelas Hobart milik Australia dan kemudian di fregat antikapal selam kelas Hunter yang direncanakan negara tersebut, kata pemerintah.

Pada bulan April, Australia meluncurkan strategi pertahanan yang membayangkan peningkatan tajam dalam pengeluaran untuk melawan kerentanannya terhadap musuh yang mengganggu perdagangan atau mencegah akses ke rute udara dan laut yang vital.

Selain mengembangkan armada permukaannya dengan cepat, Australia berencana mengerahkan kapal selam bertenaga nuklir siluman dalam perjanjian tripartit dengan Amerika Serikat dan Inggris yang dikenal sebagai Aukus.

Rudal baru AS tersebut menunjukkan niat Angkatan Pertahanan Australia (ADF) untuk meningkatkan "daya mematikan" angkatan lautnya, kata Menteri Pertahanan Richard Marles.

"(Mereka) memungkinkan angkatan laut kita untuk menyerang target laut, darat dan udara dari jarak jauh, dan menyediakan kemampuan pertahanan rudal balistik terminal, meningkatkan kapasitas ADF untuk melindungi warga Australia dan kepentingan mereka", katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.