Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Ahli: Penangkalan Nuklir Masih Menjadi Inti Strategi Militer Negara Besar

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 14:21 WIB | Oleh: Tim Penulis

Doktrin nuklir standar - yang dikembangkan selama Perang Dingin antara negara adidaya AS dan Uni Soviet - didasarkan pada asumsi bahwa senjata semacam itu tidak akan pernah digunakan karena dampaknya sangat dahsyat, dan karena pembalasan nuklir mungkin akan mendatangkan kehancuran serupa pada penyerang awal.

Inilah sebabnya mengapa Tiongkok tidak pernah melepaskan doktrinnya "tidak ada serangan pertama" , kata Lukasz Kulesa, Direktur Kebijakan Proliferasi dan Nuklir di Royal United Services Institute (RUSI).

Negara-negara lain juga telah mengisyaratkan penggunaan senjata nuklir akan menjadi pilihan terakhir tanpa mengesampingkannya sepenuhnya untuk menjaga kredibilitas di mata lawan, kata Kulesa.

Namun, menjaga keseimbangan yang aman antara ancaman dan pengendalian tidak akan pernah bebas risiko, ia memperingatkan.

"Selalu ada kemungkinan kegagalan. Ada pula kemungkinan eskalasi yang tidak disengaja yang dapat mencapai tingkat nuklir," kata Kulesa.

Negara yang memiliki senjata nuklir saat ini adalah AS, Russia, Inggris, Prancis, Tiongkok, India, Pakistan, dan Korea Utara.

Israel juga secara luas diasumsikan memiliki persenjataan nuklir, meskipun tidak pernah mengakuinya secara resmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.