Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diundang KTT BRICS di Russia, Prabowo Tunjuk Utusan Khusus RI

📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 09:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diundang KTT BRICS di Russia, Prabowo Tunjuk Utusan Khusus RI Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memberikan keterangan di sela KTT Ke-45 ASEAN di Vientiane, Laos, Kamis (10/10/2024).

VIENTIANE - Presiden Terpilih RI Prabowo Subianto direncanakan menunjuk utusan khusus Indonesia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-16 BRICS yang diselenggarakan di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober 2024.

"BRICS itu rencananya akan ada utusan khusus dari Presiden Subianto nantinya untuk hadir," kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memberikan keterangan di sela KTT Ke-45 ASEAN di Vientiane, Laos, Jumat (11/10).

Menlu Retno mengatakan bahwa Presiden RI diundang untuk menghadiri rangkaian KTT Ke-16 BRICS di antara kurun waktu 22-24 Oktober 2024.

Namun, Menlu Retno menjelaskan bahwa pelantikan 0residen dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dilaksanakan pada 20 Oktober 2024 sehingga tidak memungkinkanbagi Prabowo untuk hadir karena waktu yang berdekatan dengan transisi pemerintahan.

"Presiden kita juga diundang pada pertemuan di Kazan pada tanggal 23 atau 24 Oktober, tetapi kan baru pergantian pemerintahan sehingga agak sulit bagi Presiden Prabowo Subianto nantinya untuk hadir di KTT BRICS," kata Retno.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Indonesia sebelumnya mendapat ajakan untuk bergabung dengan BRICS saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICSKe-15 diselenggarakan di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22-24 Agustus 2023.

Namun, visibilitas Indonesia untuk menjadi anggota BRICS bergantung pada penilaian kemanfaatan ekonomi yang didapat bila bergabung dengan blok ekonomi tersebut.

"Karena BRICS ini adalah organisasi didirikan untuk tujuan ekonomi. Oleh karena itu, kita mencoba untuk berhitung dari sisi ekonomi dulu, apakah kemanfaatannya cukup banyak sehingga kita akan memutuskan bergabung dengan BRICS," kata Menlu Retno dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Sidharto R. Suryodipuro pun mengatakan Indonesia masih mengkaji kemungkinan bergabung dengan kelompok negara-negara ekonomi berkembang BRICS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.