Pasar Domestik Harus Dilindungi dan Tingkatkan Ekspor Indonesia
📅 Kamis, 10 Okt 2024, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: ANTARA/Galih Pradipta
TANGERANG - Indonesia sebagai negara dengan pasar yang besar dan dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia yaitu 280 juta jiwa harus mampu melindungi pasar domestik dan harus mampu memasarkan produk nasional.
"Kita harus mampu menguasai pasar di dalam negeri dan terus merambah secara luas di pasar luar negeri," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pembukaan Trade Expo Indonesia ke-39 Tahun 2024, di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (9/10).
Alasannya, kata Presiden, banyak negara saat ini mulai khawatir soal over produksi di Tiongkok.
"Sudah banyak dibahas secara luas soal over produksi di Tiongkok.
Banyak negara sudah mulai khawatir dan bersiap melindungi pasar domestiknya dari masuknya produk impor dari Tiongkok yang masif dengan harga yang jauh lebih murah," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk itu, seperti dikutip dari Antara, Presiden Jokowi meminta agar pemasaran produk-produk dalam negeri jangan dilakukan dengan cara konvensional karena saat ini sudah masuk era digital.
"Pemasaran juga jangan selalu dengan cara-cara konvensional, sekarang sudah eranya digital.
Kita harus masuk secara masif ke arah sana untuk memasarkan produk-produk negara kita.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat banyak negara melakukan restriksi akibat perang dagang, menurut saya, di situ ada peluang.
Saat banyak negara mengalami inflasi tinggi, menurut saya, di situ juga ada peluang," katanya.
Inflasi Global
Lebih lanjut, Jokowi mengatakan saat ini dunia masih belum pulih, ekonomi global masih tumbuh lambat di kisaran 2,6-2,7 persen.
Inflasi juga masih menghantui banyak negara.
"Perkiraan inflasi global di kisaran 5,9 persen," ungkap Presiden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!