Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlunya Persiapan Finansial yang Matang untuk Masa Pensiun

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 09:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perlunya Persiapan Finansial yang Matang untuk Masa Pensiun Doc: Istimewa
Ket. Tantangan inflasi di masa depan menuntut semua kalangan untuk mempersiapkan kematangan finansial untuk masa pensiun.

JAKARTA - Tantangan inflasi di masa depan menjadi kekhwatiran banyak kalangan. Perlu mempersiapkan kondisi finansial agar kuat menghadapi pensiun termasuk bagaimana mengambil keputusan yang tepat di saat produktif agar efisien.

Ditemukan sebanyak 13% pensiunan saat ini menyesali keputusan finansial mereka di masa lalu. Alasan utamanya adalah kurang bijak dalam berinvestasi (72%), tidak cukup menabung (39%), dan tidak berkonsultasi dengan perencana keuangan (39%). Sementara, 67% responden baru akan mulai merencanakan biaya pensiun dalam jangka waktu 5 tahun sebelum memasuki masa pensiun.

Itu merupakan kesimpulan dari Studi terbaru Sun Life Asia yang berjudul "Pensiun dalam Perspektif Masa Kini: Mempersiapkan Diri untuk Mewujudkan Hari Tua yang Tenang dan Sejahtera" yang mengungkapkan tantangan dan peluang dalam perencanaan pensiun di Asia.

Kah Jing Lee, Chief Client Officer Sun Life Indonesia menuturkan, studi ini dilakukan di tengah perubahan demografi signifikan di Asia Pasifik, dimana diperkirakan satu dari empat penduduk akan berusia di atas 60 tahun pada tahun 2050.

Survei ini melibatkan 509 responden di Indonesia dan lebih dari 3.500 responden di berbagai negara Asia, termasuk Tiongkok, Hong Kong, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam. Tujuan survei ini adalah untuk memahami aspirasi dan praktik perencanaan pensiun di kalangan masyarakat Asia.

"Studi ini mengungkapkan bahwa mayoritas responden belum siap secara finansial untuk menghadapi masa pensiun. Meskipun terdapat peningkatan keinginan untuk mencapai kemapanan finansial di usia senja, banyak individu menunda perencanaan pensiun hingga mendekati masa pensiun itu sendiri," ungkap Kah Jing Lee di Jakarta, Rabu (9/10).

Data survei menunjukkan bahwa 67% responden baru akan mulai merencanakan dana pensiun dalam jangka waktu lima tahun atau kurang sebelum pensiun, sementara 19% lainnya sama sekali tidak memiliki rencana pensiun.

Kah Jing Lee menyatakan, perubahan sosial dan peningkatan usia harapan hidup telah memengaruhi proses perencanaan masa pensiun di Asia. "Survei kami menunjukkan bahwa meskipun kesadaran akan pentingnya kemapanan finansial di masa pensiun semakin meningkat, masih terdapat kesenjangan antara kesadaran dan aksi nyata masyarakat. Padahal, perencanaan pensiun yang dipersiapkan sedini mungkin adalah kunci untuk meraih hari tua yang sejahtera," ungkapnya.

Dari hasil survei mengindikasikan perlunya peningkatan literasi keuangan masyarakat terkait pentingnya perencanaan pensiun yang komprehensif, termasuk diversifikasi aset ke dalam instrumen investasi yang lebih produktif.

Dia menjelaskan bahwa banyak pensiunan tidak menduga biaya hidup pasca pensiun akan lebih tinggi dan menyesal tidak mempersiapkannya sedini mungkin. Hal ini menjadi catatan penting bagi generasi mendatang, di mana 25% pensiunan mengaku tidak mempersiapkan anggaran pengeluaran untuk masa pensiun mereka, dan 11% tidak menduga bahwa biaya hidup akan jauh lebih tinggi dari perkiraan. "Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan inflasi yang semakin menekan," paparnya

Menariknya, generasi muda semakin sadar akan tantangan finansial di masa mendatang dan mulai menyesuaikan ekspektasi mereka. Dijelaskan pula bahwa pensiunan yang mempersiapkan hari tua optimistis menghadapi masa pensiun dengan sejahtera, sedangkan mereka yang tidak mempersiapkan cenderung mengalami kesulitan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Janice/Chong Singkirkan Ung...
Ekonomi
Sentimen The Fed Masih Domi...
Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...
Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.