Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pamekasan ajukan penambahan dokter hewan

📅 Minggu, 06 Okt 2024, 22:27 WIB | Oleh:
Pemkab Pamekasan ajukan penambahan dokter hewan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Pamekasan
Ket. Dokumen pemeriksaan kesehatan dan kebuntingan hewan oleh petugas kesehatan hewan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur mengajukan penambahan dokter hewan kepada pemerintah pusat, sebagai upaya memaksimalkan layanan kesehatan hewan di wilayah itu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Pertanian Kabupaten Pamekasan Nolo Garjito di Pamekasan, Minggu, mengatakan saat ini di Pamekasan hanya ada tujuh orang dokter hewan.

"Jumlah tersebut sangat sedikit, mengingat Kabupaten Pamekasan merupakan kabupaten dengan jumlah kecamatan sebanyak 13 kecamatan," katanya.

Ia menjelaskan jumlah dokter ideal yang dibutuhkan sebanyak 13 orang, sesuai dengan jumlah kecamatan.

"Oleh karena itu, kami mengajukan tambahan sebanyak enam orang, sehingga pelayanan kesehatan hewan di Pamekasan ini bisa tercakup dengan baik," katanya.

Sebenarnya, sambung Nolo, pengajuan penambahan dokter hewan kepada pemerintah pusat itu sejak lima tahun lalu, akan tetapi tidak ada tanggapan.

"Tahun ini kami mengajukan lagi, dengan harapan bisa dipenuhi oleh pemerintah pusat," katanya.

Menurut Nolo, minimnya dokter hewan di Pamekasan itu mengharuskan petugas kesehatan hewan bekerja lebih ekstra dalam melakukan pemeriksaan hewan warga.

Selain dokter hewan, keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan hewan juga minim, seperti pusat kesehatan hewan (puskeswan).

Ia menjelaskan di Kabupaten Pamekasan saat ini hanya ada empat puskeswan. Masing-masing di Kecamatan Galis, Pakong, Pamekasan, dan di Kecamatan Waru.

"Tahun ini kami berencana untuk menambah puskeswan, tetapi karena anggaran yang tersedia di APBD Kabupaten Pamekasan terbatas, maka rencana tersebut terpaksa kami urungkan," katanya.

Menurut Nolo, anggaran untuk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan dialokasikan membeli obat-obatan hewan dan biaya untuk kegiatan penunjang lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.