RI dan Australia Mampu Pengaruhi Perubahan Global

Jumat, 04 Okt 2024, 00:07 WIB

Jakarta - Direktur Asosiasi Pertahanan, Antariksa, dan Keamanan Nasional Universitas Queensland(UQ)Greta Nabbs-Kellerberpendapat bahwa Indonesia dan Australia merupakan dua kekuatan menengah utama di Indo-Pasifik yang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk mempengaruhi perubahan global.

"Tetapi itu harus diimbangi oleh kemauan politik, kebijakan yang koheren, ikatan kepemimpinan yang kuat … dan keberanian," kata Keller dalam diskusi "Peran Kekuatan Menengah dalam Multipolar" di Jakarta, Kamis.

Hal tersebut, kata Keller, didukung dengan sejarah yang mengindikasikan bahwa Indonesia dan Australia adalah pembuat kebijakan, bukan pengambil kebijakan.

Akademisi UQitu lantas menyebutKonferensi Asia Afrika di Bandung 1955 sebagai cikal bakal gerakan non-blok sekaligus kunci pembentukan dan evolusi ASEAN sebagai alat untuk mengelola distribusi kekuatan regional.

Menurut Keller, ada peluang bagi Indonesia dan Australia untuk menunjukkan kepemimpinan dan kemampuan yang secara kolektif memperkuat pengaruh kedua negara dalam politik global, khususnya kawasan.

Untuk itu, Indonesia dan Australia perlu melakukan lebih dari sekadar membangun jembatan dan terus aktif membentuk norma-norma internasional, kerangka hukum, lembaga dan tindakan praktis untuk mengatasi tantangan, katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Indonesia dan Australia perlu membangun pagar pembatas untuk tatanan regional yang lebih stabil, berupaya meredakan ketegangan dan memacu tindakan konkret yang mendukung multilaterisme.

"Kita dapat membangun pagar pembatas yang mendukung keberlanjutan, kohesi sosial, stabilitas politik regional, dan pemanfaatan teknologi untuk keuntungan dan bukan kerugian bagi umat manusia," kata Keller.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tarif Parkir di Jakarta Naik? Dishub DKI Tegaskan Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Hanya Usulan

Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan.

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

Garuda Spark Innovation Hub: Babak Baru Pengembangan Inovasi Daerah

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi.

WhatsApp Buka Suara Terkait Penyebab Banyak Akun Pengguna Terblokir

Tiap Rumah Korban Gempa NTT Disiapkan Bantuan Rp15 Juta

Jelang Aksi 27 Agustus, Kemkomdigi Imbau Tak Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi di Medsos

"Jakarta One Running Series 2026" Hadir di 5 Titik Kota Jakarta, Simak Rangkaian Acaranya!

Calon Gubernur BI Akan Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

Polresta Tangerang Sekat Jalur Tol dan Stasiun Cegah Massa Aksi ke Jakarta, Inikah Negara Demokrasi?

Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open

Bali Makin Jadi Magnet Dunia, Penumpang Asing Dongkrak Trafik Bandara I Gusti Ngurah Rai

Harga Daging Mulai Bergejolak, Bapanas Intervensi Pasar

PLTS Pulau Sembur Jadi Mesin Ekonomi, Warga Tak Lagi Bergantung Genset

WhatsApp Sebut Kesalahan Sistem Buat Banyak Akun Pengguna Terblokir

Demo Besar-besaran pada Kamis (27/8), Polri Imbau Demonstrans Tertib dan Damai

UNDIP Gebrak Pertanian, Sawah Modern Ramah Lingkungan Siap Jadi Percontohan

DKI Bebaskan Denda Keterlambatan Guna Selesaikan Tunggakan Sewa Rusun

Damkar Lampung Selatan Berjibaku Padamkan Dua Titik Lokasi Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.