Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Riau Temukan 44 Kasus Malaria di Indragiri Hilir

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 16:36 WIB | Oleh:
Dinkes Riau Temukan 44 Kasus Malaria di Indragiri Hilir Doc: ANTARA/HO-Xinhua
Ket. Nyamuk anopheline betina yang infektif menyebabkan penyakit malaria.

PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau mendirikan posko kesehatan di di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menemukan 44 kasus malaria usai penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) di lokasi tersebut.Penanggungjawab Malaria Fungsional Epidemiologi Madya Diskes RiauMusfardi Rustam, di Pekanbaru, Jumat, mengatakan untuk itu pihaknya mendirikan posko kesehatan untuk melayani masyarakat. Pihaknya melakukan skriningmenyeluruh untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit tersebut.

"Tim kami sudah turun ke lokasi melakukan pemeriksaan dan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan total 42 kasus malaria ditemukan," katanya.

Namun begitu, lanjut dia, hingga saat ini belum ditemukan masyarakat yang terkena malaria dalam kondisi parah. Kendati demikian pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat, membersihkan lingkungan sekitar, dan memakai kelambu untuk mencegah masuknya nyamuk malaria.

"Untuk pencegahan semakin banyaknya kasus malaria, masyarakat diimbau untuk hidup sehat, membersihkan lingkungan sekitar, terutama sanitasi, dan memakai kelambu agar tidak digigit nyamuk, karena ini cara yang paling efektif," harapnya.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil telah menetapkan KLB Malaria usai adanya temuan 22 kasus pada daerah setempat. Pejabat (Pj) Bupati Inhil Erisman Yahya mengeluarkan SK Bupati tentang KLB Malaria agar penangananya bisa dilakukan secara komprehensif dan tuntas.

"Kami langsung menetapkan KLB Malaria di Desa Kuala Selat, agar penanganannya bisa lebih komprehensif dan dilakukan bersama mulai dari kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan penanganan telah dilakukan berupa tindakan medis maupun upaya membersihkan lingkungan atau sanitasi. Namun begitu dikatakannya kasus di desa tersebut masih terbilang ringan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.