Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Pastikan Gempa Bumi di Sukabumi Tidak Berdampak Kerusakan

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Pastikan Gempa Bumi di Sukabumi Tidak Berdampak Kerusakan Doc: ANTARA/HO-BPBD Sukabumi
Ket. Lokasi gempa bumi M 4,5 yang berpusat di perairan laut Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Rabu (2/10/2024).

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memastikan gempa dengan magnitudo (M) 4,5 yang berpusat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (2/10) sekitar pukul 08.09 WIB tidak berdampak kerusakan.

"Awalnya kami menerima informasi ada beberapa rumah di sejumlah lokasi seperti di Kecamatan Palabuhanratu dan Simpenan yang mengalami kerusakan akibat terdampak gempa. Namun, setelah dilakukan asesmen ternyata tidak ada," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Medi Abdul Hakim di Sukabumi, Kamis.

Menurut Medi, setelah ditinjau oleh petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) terkait adanya laporan tersebut, ternyata setelah diverifikasi rumah yang dilaporkan rusak akibat getaran gempa tidak benar adanya.

Kerusakan rumah itu, lebih karena kondisinya sudah lapuk dan lama, sehingga kerusakan rumah itu tidak ada kaitannya dengan gempa bumi. Selain itu, rumah itu pun masuk dalam kategori rumah tidak layak huni.

Dengan demikian, setelah dilakukan pendataan dan memantau seluruh daerah yang berkoordinasi dengan P2BK dipastikan gempa yang terjadi di titik koordinat 7.35 LS - 106.49 BT, tepatnya 40 km barat daya Kabupaten Sukabumi ini tidak menimbulkan kerusakan.

"Getaran yang ditimbulkan dari gempa bumi ini memang membuat panik sebagian warga khususnya yang tinggal di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, ditambah durasinya yang cukup lama. Tetapi, Alhamdulillah setelah kami melakukan penyisiran, asesmen dan verifikasi dipastikan tidak ada bangunan yang rusak," tambahnya.

Di sisi lain, Medi mengimbau kepada warga untuk selalu waspada, karena seperti diketahui Kabupaten Sukabumi merupakan daerah rawan terjadi gempa bumi.

Namun demikian, masyarakat tidak perlu panik, yang harus dilakukan adalah memahami bagaimana selamat jika terjadi gempa kemudian tidak memercayai informasi tentang gempa yang belum jelas kebenarannya ataupun hoaks.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.