Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Akademisi Harapkan Ada Perubahan Budaya Politik di Legislatif

📅 Jumat, 04 Okt 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akademisi Harapkan Ada Perubahan Budaya Politik di Legislatif Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Ketua DPD RI terpilih periode 2024-2029 Sultan B Najamudin (tengah) didampingi Wakil Ketua DPD RI terpilih GKR Hemas (kanan) menerima palu sidang dari anggota DPD periode 2024-2029 Ismeth Abdullah (kiri) saat Sidang Paripurna Pemilihan Pimpinan DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/10/2024) dini hari. Sultan B Najamudin resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024-2029 dengan perolehan 95 suara mengungguli rivalnya La Nyalla Mattalitti yang memperoleh 56 suara.

JAKARTA - Deretan nama baru yang menempati legislatif baik di DPR maupun Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI diharapkan untuk bisa membawa dan mempengaruhiperubahan budaya politik lebih positif.

"Dengan adanya dominasi wajah baru pada deretan nama pimpinan DPR dan DPD tentunya membawa harapan bagi masyarakat," kata Akademisi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Ardli Johan Kusuma saat dihubungi di Jakarta, kemarin.

Ardli mengatakan bahwa wajah baru di legislatif diharapkan dapat mengubah cara pandang dan budaya berpolitik di Indonesia ke arah lebih baik.

Selain itu, lanjut Ardli, wajah baru juga dapat benar-benar menjalankan tugas pokok fungsinya untuk melakukan "checks and balances" terhadap jalannya pemerintahan ke depan. "Dengan adanya perubahan deretan nama baru di jajaran pimpinan DPR dan DPD diharapkan dibarengi dengan perubahan budaya politik dan kemauan untuk lebih berfikir ke arah demokrasi yang lebih esensial," tuturnya.

Ia menambahkan, selain itu juga diharapkan wajah baru ini semakin dapat membuka ruang-ruang partisipasi masyarakat dalam konteks mekanisme legislasi di Indonesia.

Karena lanjut Ardli, terwujudnya politik keterwakilan dalam sebuah sistem demokrasi salah satu kata kuncinya adalah partisipasi masyarakat dalam politik. Sehingga salah satu tugas utama para anggota legislatif yang merupakan representasi dari rakyat adalah membuka ruang partisipasi tersebut. "Namun harapan itu akan terwujud hanya jika budaya politik elitisme di Indonesia bisa berubah," katanya.

Ardli mengatakan, ketika elit-elit politik di Indonesia masih menyuburkan budaya elitisme, maka tidak ada harapan bagi masyarakat Indonesia untuk bisa ikut berpartisipasi dalam proses pembuatan kebijakan ataupun legislasi. "Perubahan struktur di DPR dan DPD ini hanya akan menjadi pergantian 'kover' semu, tetapi nihil esensi ketika budaya elitism masih berjalan," ujarnya.

Alat Kelengkapan Dewan

Terpisah, Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR RI akan dirampungkan dan ditetapkan sebelum kabinet baru pemerintahan mendatang diumumkan.

Pembahasan terkait kemungkinan adanya AKD baru yang dibentuk menyusul wacana penambahan nomenklatur kementerian pada pemerintahan mendatang. "Itu semua sedang kita matangkan dan bicarakan bersama. (Jumlah AKD) belum ada," ucapnya.

Dia pun memastikan anggota DPR RI periode 2024-2029 yang baru saja dilantik pada Selasa (1/10) sudah akan bekerja sekalipun AKD baru akan ditetapkan sesaat sebelum kabinet baru terbentuk pada 20 Oktober.

Sementara itu, sejumlah pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) langsung sowan menyambangi Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, Jakarta, Kamis, untuk bertemu Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto, setelah mereka dilantik sebagai pimpinan DPD pada Rabu (2/10).

Ketua DPD RI Periode 2024-2029 Sultan Bachtiar Najamudin selepas pertemuan itu menyebut mereka dititipkan pesan untuk menjaga persatuan dan kekompakan. "Strong point (pesan kuat) yang beliau sampaikan selalu, seminggu lalu kami juga diterima, bahwa kita harus bersatu, kita harus kompak, kita harus solid. Kenapa? Karena modal kekayaan terbesar kita itu adalah kekompakan kita," kata Ketua DPD RI menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di Kantor Kemenhan RI, Jakarta.

Dia melanjutkan Prabowo berpesan juga kekompakan itu merupakan modal terbesar bangsa untuk mempercepat terwujudnya agenda-agenda pembangunan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.