Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Buang Makanan, Bapanas Kampanyekan Stop Boros Pangan

📅 Minggu, 29 Sep 2024, 21:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Buang Makanan, Bapanas Kampanyekan Stop Boros Pangan Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Peringatan International Day of Awareness of Food Loss and Waste (IDAFLS) 2024 di Solo, Jawa Tengah, Minggu (29/9/2024).

Solo - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengkampanyekan stop boros pangan di Solo, Jawa Tengah menyusul masih tingginya sampah makanan di dalam negeri.

Deputi II Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas RI Nyoto Suwignyo pada peringatanInternational Day of Awareness of Food Loss and Waste(IDAFLS) 2024 di Solo, Jawa Tengah, Minggu mengatakan kegiatan tersebut mulai rutin diselenggarakan setiap tahun.

"Harapannya ada progres berarti. Di tahun pertama Badan Pangan mengangkat isu tentang bagaimana membangun kebersamaan antarmitra kerja. Dalam hal ini Badan Pangan sebagai kolaborator utama," katanya.

Pada tahun selanjutnya, pihaknya bersama para mitra kerja membangun kebersamaan untuk menyukseskan kampanye stop boros pangan.

"Kemudian hari ini kami akan menyiapkan satu peta jalan supaya kita jalannya nggak salah. Untuk tahun ketiga, yakni 2024 ini kami bersama-sama memastikan gerakan stop boros pangan akan lebih membumi menjadi milik kita," katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menyelamatkan bumi supaya makin berkelanjutan.

"Supaya makin berkelanjutan, kami akan mengembangkan gerakan ini dengan membangun kolaborasi dan meningkatkan aktivitas di seluruh Indonesia dan mempromosikan Indonesia di tingkat global," katanya.

Sementara itu, pihaknya juga menginisiasi satu satu metode standarfood lossatau sampah makanan di tingkat petani danfood wasteatau makanan yang terbuang di tingkat ritel.

"Nantinya kami kembangkan di berbagai kepentingan. Ini penting karena kami sudah mendapat kepercayaan di dalam rencana pembangunan jangka menengah 2025-2029, di manafood lossdanfood wastebagian skenario pemerintah untuk jadi program nasional," katanya.

Dengan demikian, ke depan akan ada target kinerja yakni dengan mengurangi volume sampah makanan maupun makanan yang terbuang hingga 50-75 persen.

Selain itu, pihaknya juga mempersiapkandraftrancangan peraturan presiden bagaimana menyiapkan tata kelolafood lossdanfood wastesehingga bisa menjadi pedoman pemerintah dan masyarakat yang peduli gerakan ini.

"Akan efektif jikadraftsudah ditandatangani pak presiden. Ini masih proses, harapannya efektif. Kami melibatkan unsur mitra kerja, donatur, asosiasi terkait donatur, pegiat, perguruan tinggi sangat intens. Komunitas dan pemda kami libatkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.