Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tugu Jam Thamrin Dikembalikan 2026

📅 Sabtu, 28 Sep 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tugu Jam Thamrin Dikembalikan 2026 Doc: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Ket. Sejumlah kendaraan melintasi Tugu Jam Thamrin di Jakarta, Minggu (8/11).

JAKARTA - Pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI-Kota mengharuskan memindahkan sementara Tugu Jam Thamrin di Kebon Sirih pada tahun 2021. "Nanti kami kembalikan pada tahun 2026," kata Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina.

Dia tampil dalam diskusi "Jakarta dari Bawah Tanah" di Bentara Budaya Jakarta, Jumat. Jam ini berada di Jl MH Thamrin dan Jl Kebon Sirih. Weni menjelaskan, saat ini Tugu Jam Thamrin masih tersimpan di area Silang Barat Daya Monas.

Nantinya, tugu jam tersebut akan dikembalikan ke lokasi semula. Dia akan tersambung dengan struktur stasiun Thamrin. Weni menuturkan, pemindahan objek cagar budaya itu dilaksanakan Desember 2021. Pemindahan dibagi menjadi tiga bagian, diangkat, dan ditempatkan di area penyimpanan sementara.

Pemindahan perlu ketelitian dan kehati-hatian mengingat usia Tugu Jam Thamrin yang dibangun 1969 sudah tua. Ini menjadi tugu jam pertama yang dibangun Pemerintah Jakarta.

"Proses pengangkatannya pun tidak sembarangan. Kami mengangkatnya satu per satu sesuai dengan prosedur atau tata cara yang sudah disetujui Dinas Kebudayaan Jakarta," ujarnya.

Dalam pembangunan fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI) dan fase 2A ditemukan beberapa objek cagar budaya maupun objek yang diduga cagar budaya (OBCD). Sejumlah objek arkeologi itu adalah Tugu Jam Thamrin, Jembatan Glodok, saluran pipa air kuno Batavia (Terakota), rel trem Batavia, cerucuk kayu, dan temuan lepas.

Metode penanganan selalu berkoordinasi dengan Tim Ahli Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan, dan ahli arkeologi. Proyek MRT fase 2A sepanjang 5,8 kilometer terbagi dua segmen. Segmen satu Bundaran HI-Harmoni yang ditargetkan selesai 2027 dan segmen dua Harmoni-Kota yang ditargetkan selesai 2029.

Fase 2A MRT Jakarta dibangun dengan biaya sekitar 22,5 triliun melalui dana pinjaman kerja sama pemerintah Jepang. Sedangkan, fase 2B MRT Jakarta, dari Kota sampai Depo Ancol Barat kini masih dalam tahap studi kelayakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.