Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanpa Reformasi Struktural RI Hanya Tunggu Keajaiban

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Kita banggakan Shopee dan Tokopedia, padahal itu sumber habisnya devisa Indonesia, karena barang yang mereka jual dari luar negeri semua, terutama Tiongkok," katanya. Indonesia, jelas Maruf, bukannya tidak bisa keluar dari middle income trap, tapi tidak mau. Solusi Bank Dunia 3I (investasi, infusi, dan inovasi) dinilai tidak relevan karena Indonesia berbeda dengan Korea Selatan yang saat krisis juga menjadi pasien Bank Dunia. "Obat Bank Dunia pun tidak ada gunanya. Kita bukan sekutu AS.

Korea, Taiwan, Jepang, Singapura itu sekutu AS, sekutu strategis. Kita hanya konsumen," katanya. Sementara itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga, Surabaya, Tika Widiastuti, mengatakan salah satu poin kritis yang disampaikan oleh Bank Dunia adalah bahwa reformasi Indonesia dianggap melambat jika dibandingkan dengan negara- negara yang telah berhasil keluar dari jebakan pendapatan menengah. Memang masih ada potensi stagnasi jika laju reformasi tidak dipercepat, terutama dalam aspek regulasi bisnis, efisiensi birokrasi, dan peningkatan produktivitas.

Dalam konteks jangka panjang, lanjut Tika, perlu diperhatikan terkait kebijakan fiskal yang harus difokuskan untuk mendukung sektor-sektor yang krusial, seperti pendidikan, riset, dan teknologi. Pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan adopsi teknologi canggih akan menjadi pilar penting dalam meningkatkan produktivitas nasional. "Tanpa komitmen yang jelas dalam kebijakan ini, Indonesia berisiko mengalami stagnasi pertumbuhan ekonomi seperti yang dialami oleh banyak negara berkembang lainnya," pungkas Tika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.