Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ashley Hotel Group Gelar Towel Art Competition 2024 Bertema 'Seni Menggembirakan Tamu'

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 16:44 WIB | Oleh:
Ashley Hotel Group Gelar Towel Art Competition 2024 Bertema 'Seni Menggembirakan Tamu' Doc: Koran Jakarta/Rivaldi Dani Rahmadi

Ashley Hotel Wahid Hasyim menyelenggarakan Kompetisi Seni Melipat Handuk, sebuah inisiatif unik untuk meningkatkan pengalaman tamu dan mengembangkan kreativitas staf hotel. Kompetisi ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman yang berkesan dan menyenangkan bagi tamu, sekaligus memperkaya keterampilan staf dalam memberikan pelayanan terbaik.

Kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen Ashley Hotel Groups terhadap keberlanjutan, dengan mengusung pendekatan kreatif menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, acara ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi staf mengenai praktik berkelanjutan dan pentingnya kesadaran lingkungan.

Komitmen Keberlanjutan di Setiap Lipatan Handuk

Dengan mengusung tema "Seni Menggembirakan Tamu," kompetisi ini memperkenalkan para tamu pada keindahan seni melipat handuk dengan sentuhan ramah lingkungan. Inisiatif ini sejalan dengan nilai-nilai Ashley Hotel Groups dalam menciptakan pengalaman perhotelan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

"Kompetisi ini bukan hanya tentang seni melipat handuk, ini adalah cara kami menunjukkan kepada tamu bahwa kami peduli tidak hanya pada kenyamanan mereka, tetapi juga pada masa depan planet kita. Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat menginspirasi staf dan tamu untuk lebih sadar akan keberlanjutan dalam praktik sehari-hari," kata Director of Operation Ashley Hotel Group, Ade Noerwenda.

Towel Art Competition 2024 Ashley Hotel Group (Dok. Ashley Hotel Group)

Dua Babak Kompetisi: Kreativitas dan Keberlanjutan

Kompetisi ini terdiri dari dua babak. Babak pertama mengusung tema "Laut," yang bertujuan untuk mengapresiasi keindahan alam dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan lingkungan perairan. Karya seni handuk dengan tema laut diharapkan tidak hanya menyuguhkan keindahan, tetapi juga mengingatkan tamu akan peran mereka dalam menjaga kelestarian laut.

Pada babak kedua, peserta akan diberi "Mystery Box" yang berisi bahan-bahan ramah lingkungan. Dalam waktu 15 menit, staf ditantang untuk menciptakan karya seni handuk dengan memanfaatkan bahan yang disediakan. Ini adalah kesempatan untuk mengeksplorasi desain kreatif sekaligus memperkuat pesan bahwa keindahan dan kemewahan dapat dirayakan tanpa merusak lingkungan.

"Keberlanjutan bukan hanya tren, tetapi bagian penting dari masa depan industri perhotelan. Dengan mendidik karyawan tentang bahan-bahan berkelanjutan, kami berharap dapat meningkatkan daya saing hotel di pasar yang semakin sadar lingkungan," ujar Ade.

Penjurian Profesional untuk Menjamin Objektivitas

Untuk menjaga objektivitas, Ashley Wahid Hasyim mengundang juri eksternal yang berpengalaman, termasuk Rina Purnamasari (Chairwoman of IHKA Jakarta), Dr. Arif Zulkarnain, S.E., MM, CHE, CHIA (Head of Hotel Department Binus University), dan Marrysa Tunjung Sari (Certified Photographer & Editor of Majalah Mata). Kehadiran juri profesional ini tidak hanya memastikan penilaian yang adil, tetapi juga membawa perspektif baru yang dapat meningkatkan standar keterampilan staf hotel.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan dinilai secara adil, tanpa bias. Dengan menghadirkan juri eksternal, kami yakin bisa mendapatkan penilaian yang objektif dan memberikan penghargaan yang layak kepada mereka yang telah berusaha keras," tutup Ade.

Meningkatkan Pengalaman Tamu dan Keterampilan Staf

Ashley Wahid Hasyim percaya bahwa Kompetisi Seni Melipat Handuk ini akan memperkaya keterampilan staf sekaligus memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi tamu. Ini adalah salah satu cara Ashley Hotel Group dalam menciptakan suasana yang menyenangkan bagi semua pihak, baik staf maupun tamu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.