- Home
-
- Luar Negeri
-
- Banjir di Korsel Sebabkan ...
Banjir di Korsel Sebabkan Satu Orang Tewas dan Situs Warisan Budaya Rusak
Senin, 23 Sep 2024, 00:01 WIBSeoul - Hujan lebat di wilayah-wilayah selatan Korea Selatan menewaskan seorang penduduk dan menyebabkan banjir yang merusak lahan pertanian, jalan, permukiman, dan situs warisan budaya, menurut otoritas setempat pada Minggu (22/9).
Korban tewas yang berusia 89 tahun ditemukan di sebuah waduk di Jangheung, Provinsi JeollaSelatan. Sehari sebelumnya, dia terjatuh ke saluran air di dekat rumahnya.
Lebih dari 1.030 hektar lahan pertanian di provinsi itu rusak, sementara 300 ton biji-bijian yang disimpan di Jangheung terendam air.
Sekitar 145 rumah dan jalan-jalan juga terkena banjir. Sekitar 60 orang dievakuasi dari lokasi penampungan korban banjir di Hwasun menyusul kekhawatiran akan terjadinya tanah longsor di tepi sungai.
Wilayah barat daya Korsel jugaditerjang hujan deras. Daerah Yeosu menerima curah hujan hingga 400 milimeter (mm), sementara Jangheung, Gangjin, dan Suncheon mencatat lebih dari 300 mm sejak Kamis (19/9).
Di Gimhae, Provinsi Gyeongsang Selatan, curah hujan mencapai rekor 428 mm dalam dua hari terakhir sehinggasebagian situs Tumuli Daeseong-dong, salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO, runtuh.
Kejadian itu menjadi kali pertama situs makam tersebut rusak akibat hujan deras.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Padang Rumput Bergelombang di Ketinggian 2.235 mdpl
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.