Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Kerahkan Seribu Relawan Terkait Dampak Gempa Bandung

📅 Rabu, 18 Sep 2024, 16:40 WIB | Oleh:
BPBD Kerahkan Seribu Relawan Terkait Dampak Gempa Bandung Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Kepala Pelaksana Bandan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Asep Sukma Wijaya.

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan pendataan terkait dampak gempa 5.0 magnitudo yang terpusat di Kabupaten Bandung, dengan mengerahkan sekitar 1.000 orang Relawan Tangguh Bencana (Retana) untuk melakukan pengawasan.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya saat dihubungi Rabu, mengatakan meski gempa Kabupaten Bandung tidak terlalu dirasakan di sebagian besar wilayah Cianjur, namun warga di perbatasan terutama di wilayah selatan melaporkan adanya getaran gempa.

"Kami sudah meminta seluruh relawan untuk melakukan pengawasan dan segera melaporkan dampak gempa yang dirasakan terutama di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bandung seperti Kecamatan Naringgul, Pasirkuda, Campaka dan Haurwangi," katanya.

Hingga Rabu petang ungkap dia, laporan sementara di lapangan tidak ada dampak yang menyebabkan kerusakan di wilayah Cianjur termasuk di perbatasan dengan Kabupaten Bandung, namun pihaknya mengimbau warga tetap waspada dan tidak panik.

Sedangkan terkait gempa yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung, pihaknya tengah menyiapkan berbagai bantuan termasuk mengirim relawan ketika dibutuhkan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Cianjur.

"Kami masih melakukan pendataan terkait logistik yang dibutuhkan masyarakat terdampak di Kabupaten Bandung, beberapa orang petugas dari BPBD Cianjur sudah melakukan kordinasi langsung ke lokasi terdampak," katanya.

Seperti diberitakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengungkapkan untuk sementara dilaporkan 20 orang mengalami luka ringan, sedang, dan berat, akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Bandung pada Rabu pagi.

Kasi Kedaruratan Pusdalops BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan saat ini pihaknya bersama BPBD kabupaten/kota terkait, masih terus melakukan asesmen mengenai jumlah korban dan bangunan yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 5.0 magnitudo pada pukul 09:41 WIB tersebut.

"Sementara ada 20 orang yang luka, dengan satu satu luka ringan, 14 luka sedang, dan lima luka berat, yang dirujuk ke Rumah Sakit Kertasari dan Puskesmas Kertasari," tulis Hadi dalam pesan singkatnya di Bandung, Rabu.

Berdasarkan data yang masuk pukul 12:50 WIB itu, dampak dari gempa terpantau terjadi di Desa Tarumajaya, Cihawuk, dan Cibeureum (Kecamatan Kertasari), kemudian Desa Margamukti (Kecamatan Pangalengan), Desa Cikawao (Kecamatan Pacet), Desa Pinggirsari (Kecamatan Arjasari), dan Desa Bojongmanggu (Kecamatan Pameungpeuk) di Kabupaten Bandung.

Kemudian Desa Barusari, Pasirwangi, Sarimukti, dan Talaga (Kecamatan Pasirwangi), Desa Sirnajaya (Kecamatan Tarogong Kaler), dan Desa Mekarjaya (Kecamatan Sukaresmi) di Kabupaten Garut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.