Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Beri Edukasi Warga Pesisir Kaltim usai Diguncang 19 Kali Gempa

📅 Senin, 16 Sep 2024, 17:54 WIB | Oleh:
BNPB Beri Edukasi Warga Pesisir Kaltim usai Diguncang 19 Kali Gempa Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta menunjukkan gempa tektonik magnitudo 2,8 pada kedalaman delapan kilometer di darat pada jarak 21 kilometer arah barat laut Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat (24/2).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan terus melakukan pemantauan dan edukasi kesiapsiagaan kepada warga di wilayah pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) usai diguncang 19 kali gempa tektonik dangkal.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa pemantauan dan edukasi kesiapsiagaan tersebut dilakukan oleh BPBD Berau di bawah asesmen pimpinan BNPB dan Pemerintah Kabupaten Berau.

"Upaya itu masih terus dilakukan untuk memastikan keamanan kondisi masyarakat. Bangunan yang rusak harus segera diperiksa lebih lanjut oleh pihak berwenang," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dia mengungkapkan, gempa utama terjadi pada Ahad (15/9) pukul 21.08 Wita dengan kekuatan 5,6 magnitudo.

Titik episenter gempa terletak pada koordinat 1,30° LU ; 118,46° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 147 kilometer Tenggara Berau, Kalimantan Timur pada kedalaman 11 kilometer.

Tim Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mencatat sampai dengan Senin pukul 08.00 Wita telah terjadi sebanyak 19 kali gempa susulan di area tersebut dengan kekuatan 4,2 magnitudo hingga terkecil 2,8 magnitudo. Rangkaian gempa ini diperkirakan terkait dengan aktivitas sesar aktif sesar Sangkulirang - Mangkaliat di wilayah Berau.

Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, rentetan gempa yang dirasakan selama 2 hingga 3 detik itu menyebabkan kepanikan di kalangan warga hingga berlarian keluar rumah untuk mencari tempat yang aman.

Bahkan, ia menyebutkan, beberapa warga di Pesisir Pantai Batu Putih, Berau mengungsi ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi gempa susulan dan potensi tsunami, meskipun BMKG telah mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami.

"Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa," ujar Abdul Muhari.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.