Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polresta Bandung Kembalikan Mobil dan Motor Hasil Curian ke Pemilik

24 Sabtu, 14 Sep 2024, 14:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polresta Bandung Kembalikan Mobil dan Motor Hasil Curian ke Pemilik Polresta Bandung Kembalikan Mobil dan Motor Hasil Curian ke Pemilik Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Kapolresta Bandung Kombes Pol. Kusworo Wibowo saat menyerahkan satu unit motor kepada korban tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Mapolresta Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/9/2024).

BANDUNG - Kepolisian Resor Kota Bandung, Jawa Barat, mengembalikan sebanyak tiga unit mobil dan 29 sepeda motor hasil curian kepada para pemiliknya yang menjadi korban kejahatan tindak pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Bandung.

Kepala Polresta Bandung Komisaris Besar Polisi Kusworo Wibowo saat ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor di Mapolresta Bandung, Sabtu (14/9), mengatakan puluhan kendaraan hasil curian tersebut merupakan hasil operasi selama dua pekan dengan meringkus 20 orang sebagai tersangka.

"Silakan bagi masyarakat yang melapor atas kecurian kendaraan bermotor terhitung dari tanggal 1 sampai 12 September 2024 bisa datang ke Polresta Bandung untuk mengambil," kata Kusworo.

Kapolresta menjelaskan bagi masyarakat yang ingin mengambil kendaraan miliknya yang telah hilangwajib menunjukkan bukti kepemilikan kePolresta Bandung.

Ia menambahkan jajarannya juga akan mengembalikan unit-unit kendaraan hasil curian tersebut ke rumah masing-masing korban apabila terkendala waktu untuk mengambil ke Polresta Bandung.

"Yang terkendala karena pekerjaan dan kesulitan untuk datang ke Polresta Bandung mengambil barang bukti, kami akan antarkan ke rumahnya," katanya.

Kusworomengatakan modus yang dipakai para pelaku curanmordalam menjalankan aksinya rata-rata dengan membobol kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci T.

Sebanyak 20 pelaku tersebut berhasil ditangkap setelah polisi melakukan pengembangan kasus pencurian kendaraan bermotor berdasarkan pengembangan dari berbagai laporan kehilangan.

Kusworo menduga dari puluhan tersangka itu, ada yang berstatus residivis atau mantan narapidana. Namun, pihaknya masih akan mendalami kemungkinan tersebut.

"Untuk residivis masih kami dalami, kami cocokkan dengan data yang kami punya. Nanti akan kami informasikan seandainya ada. Namun, dugaan kami sih di antaranya ada yang residivis," kata dia.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara dan bagi pelaku pencurian dengan kekerasan mendapatkan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.