Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Google Menyalahgunakan Dominasi Teknologi Iklan

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 09:00 WIB | Oleh:
Google Menyalahgunakan Dominasi Teknologi Iklan Doc: Exabytes
Ket. Google

Google, raksasa teknologi dunia, diduga menggunakan praktik anti-persaingan untuk mendominasi pasar teknologi iklan online, menurut temuan sementara dari pengawas persaingan di Inggris (CMA).

Perilaku yang berpotensi melanggar hukum ini diduga merugikan ribuan penerbit dan pengiklan di Inggris, sebagaimana diperingatkan oleh investigasi dari CMA.

CMA menuduh Google mencegah pesaing untuk bersaing secara adil dengan teknologi iklan miliknya, yang digunakan dalam miliaran pound yang dihabiskan bisnis di Inggris untuk iklan online.

Google menyebut bahwa temuan pengawas tersebut keliru dan akan memberikan tanggapan.

Menurut CMA, mayoritas bisnis menggunakan layanan Google untuk menempatkan iklan digital di situs web. Google berpendapat bahwa produk mereka membantu bisnis tumbuh, dan pengiklan memilih Google karena produk tersebut bekerja dengan baik.

Saat ini, CMA akan mendengarkan tanggapan dari Google sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Jika Google terbukti melanggar undang-undang persaingan, pengawas bisa mengenakan denda hingga 10 persen dari pendapatan tahunan global Google dan memberikan instruksi yang mengikat secara hukum.

Banyak bisnis dapat menjaga konten digital mereka tetap gratis dengan menggunakan pendapatan dari iklan digital.

"Kami menemukan bahwa Google menggunakan kekuatan pasar untuk menghalangi persaingan dalam hal iklan yang dilihat orang di situs web," ujar Juliette Enser, Direktur Eksekutif sementara CMA, dilansir dari BBC, Minggu (8/9).

Enser juga menambahkan bahwa sangat penting untuk penerbit dan pengiklan, yang memungkinkan konten gratis tersebut, mendapatkan manfaat dari persaingan yang sehat dan memperoleh kesepakatan yang adil saat membeli atau menjual ruang iklan digital.

Namun, Dan Taylor, Wakil Presiden Iklan Global Google, berpendapat bahwa teknologi iklan mereka membantu situs web dan aplikasi mendanai kontennya serta menjangkau pelanggan baru secara efektif.

Kasus ini juga diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS dan Komisi Eropa. Pada 2023, regulator persaingan di UE menyarankan bahwa Google mungkin perlu menjual sebagian dari bisnis teknologi iklannya untuk mengatasi kekhawatiran mereka. Namun, Google menganggap langkah ini berlebihan.

Secara terpisah, Google sedang mengajukan banding atas keputusan pengadilan Inggris pada Juni, yang memungkinkan gugatan kolektif senilai 13,6 miliar pound untuk dilanjutkan. Gugatan ini menuduh Google bertindak anti-persaingan yang menyebabkan penerbit online di Inggris kehilangan pendapatan. Google berjanji akan melawan klaim tersebut dengan tegas.

Google adalah perusahaan teknologi multinasional yang didirikan pada tahun 1998 dan terkenal sebagai mesin pencari terkemuka di dunia. Selain mesin pencari, Google juga menyediakan berbagai layanan dan produk lainnya, termasuk periklanan digital, sistem operasi Android, layanan email, hingga perangkat keras.

Google mendominasi pasar iklan digital global dengan menawarkan platform teknologi iklan yang luas dan terintegrasi, memungkinkan bisnis untuk menempatkan iklan di berbagai situs web dan aplikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.