Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Potensi Eskalasi Konflik di Kosovo

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Potensi Eskalasi Konflik di Kosovo Doc: ANTARA/Mikhail Metzel/TASS-OANA
Ket. Presiden Serbia Aleksandar Vucic.

St. Petersburg - Situasi di Kosovo dapat meningkat kapan saja, karena ada tekanan terus-menerus dari otoritas Kosovo terhadap warga Serbia setempat, kata Wakil Perdana Menteri Serbia Aleksandar Vulin kepada Sputnik.

"Situasi ini bisa meningkat seketika. Ketika Anda menggunakan kekerasan terhadap orang Serbia, Anda tidak bisa berharap bahwa semua orang dan Serbia, terutama, hanya akan berdiri dan melihat; tentu saja kami tidak akan berdiam saja," kata Wakil PM Serbia itu.

Pada 10-12 September, Vulin mengambil bagian dalam pertemuan perwakilan tingkat tinggi negara-negara anggota BRICS+ yang bertanggung jawab atas masalah keamanan di Saint-Petersburg.

Vulin mengatakan kepada Sputnik pada Agustus bahwa BRICS adalah peluang bagi Serbia dan alternatif yang layak bagi Uni Eropa.

Menurut Vulin, BRICS--organisasi antar pemerintah yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan-- tidak menuntut apa pun dari Serbia tetapi dapat menawarkan lebih dari yang diminta oleh negara tersebut.

"Saya sangat terdorong oleh reaksi rekan-rekan saya di BRICS, mulai dari Sekretaris (Dewan Keamanan Rusia) [Sergei] Shoigu hingga menteri luar negeri China, Brasil, Afrika Selatan, Azerbaijan, dan lainnya," kata Vulin.

"Semua orang menunjukkan simpati yang kuat. namun dukungan yang kuat untuk Serbia dan sangat memahami apa yang diminta oleh rakyat Serbia dan apa yang diperjuangkan Serbia. Kami memperjuangkan kebangkitan hukum internasional," tambahnya.

Perdana Menteri Serbia Milos Vucevic mengatakan bahwa pemimpin Kosovo Albin Kurti telah meningkatkan tekanan di bagian utara Kosovo untuk memprovokasi konflik menjelang pemilihan parlemen di Kosovo.

Ketegangan terus meningkat di Kosovo, akibat rencana pihak berwenang untuk membuka jembatan antara bagian selatan kota Mitrovica yang mayoritas penduduknya orang Albania dan bagian utara kota Mitrovica yang mayoritas penduduknya Serbia untuk peningkatan lalu lintas kendaraan.

Presiden Serbia Aleksandar Vucic menyatakan telah meminta Pasukan Kosovo NATO untuk membantu mencegah potensi kekerasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.