Masuki Usia 40 Tahun, Pangeran Harry Makin Menjauh dari Keluarga Kerajaan
📅 Jumat, 13 Sep 2024, 10:29 WIB | Oleh: Tim PenulisBuku yang rencananya akan dirilis dalam bentuk buku saku pada bulan Oktober, dipandang sebagai serangan habis-habisan terhadap institusi keluarga kerajaan yang telah berusia berabad-abad, yang masih memainkan peran sentral dalam kehidupan Inggris.
Buku itu memuat bagian panjang tentang hubungan tegang Harry dengan "saudara terkasihnya" William (42), yang ia gambarkan sebagai "musuh bebuyutannya", dan ayah mereka.
Para ahli mengatakan kepada AFP, mereka tidak melihat adanya rekonsiliasi di masa mendatang.
"Perbedaannya dengan anggota keluarga kerajaan lainnya mungkin sudah terselesaikan sekarang jika kesepakatan pernah mungkin dicapai," kata Mark Garnett, dari Universitas Lancaster di Inggris barat laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Harry mengatakan kepada jaringan TV Amerika ABC pada bulan Februari bahwa dia "yakin" diagnosis kanker ayahnya dapat menyatukan kembali keluarga, beberapa hari setelah kunjungan singkat kepada raja.
Namun, pada kunjungan lain sang pangeran ke London pada bulan Mei, ayah dan anak tersebut berada di acara terpisah di dekatnya tetapi tidak bertemu.
Harry bahkan dilaporkan menolak undangan untuk menginap di Istana Buckingham selama kunjungannya dan malah menginap di hotel London.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dia naif tentang kerusakan yang telah ditimbulkannya", kata Maclaran.
Bersaing Ketat
Hubungan antara William dan Harry, yang dulunya terjalin erat setelah kematian ibu mereka, Putri Diana, pada tahun 1997, tetap dingin di depan publik.
Mereka terlihat bersama di pemakaman mendiang ratu pada September 2022, tetapi sengaja menjaga jarak di acara-acara berikutnya, termasuk pada penobatan ayah mereka pada Mei tahun lalu.
Penulis kerajaan Robert Jobson menyamakan pasangan itu, yang dilaporkan tidak saling berbicara, dengan rusa jantan "yang saling beradu tanduk".
"Saya tidak bisa melihat adanya rekonsiliasi dalam waktu dekat," ujarnya kepada wartawan di London minggu ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!