Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berantas Demam Berdarah, DKI Targetkan Implementasi Nyamuk Ber-Wolbachia Lebih dari 6 Bulan

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berantas Demam Berdarah, DKI Targetkan Implementasi Nyamuk Ber-Wolbachia Lebih dari 6 Bulan Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Arsip seorang petugas melakukan pengasapan (fogging) di kawasan permukiman, Kelurahan Grogol, Jakarta, Kamis (2/5/2024). Pengasapan tersebut untuk memberantas nyamuk aedes aegypti dalam upaya mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta.

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan implementasi teknologi nyamuk aedes aegypti dengan wolbachia di satu wilayah bisa lebih dari enam bulan apabila populasi nyamuk dinilai belum terpenuhi.

"Nanti kami evaluasi lagi apakah kira-kira populasi nyamuknya sudah memadai. Kalau belum, bisa saja enam bulan ini ditambah jadi bisa delapan bulan atau ditambah lagi dua bulan lagi," kata Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr. Maryati Kasiman, M.K.K.K. dalam seminar daring, Rabu.

Implementasi nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia di satu wilayah dikatakan berhasil apabila populasinya mencapai 60 persen dibandingkan populasi nyamuk lainnya. Implementasi ini dimulai dari penempatan telur-telur untuk ditetaskan lalu dilepaskan di satu wilayah.

"Nanti akan melakukan peluncuran perdana. Lokasi awal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan adalah Jakarta Barat, Kecamatan Kembangan, Kelurahan Kembangan Utara," kata Maryati.

Dia mengatakan pemerintah berharap implementasi program nantinya bisa berlanjut ke wilayah-wilayah di DKI agar tujuan Jakarta bebas Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat terealisasi.

Lalu, guna mewujudkan ini, dibutuhkan waktu dan sumber daya baik itu SDM maupun logistik.

Maryati menambahkan implementasi nyamuk berwolbachia merupakan tambahan atau inovasi dari pengendalian DBD. Dengan demikian, upaya seperti pemberantasan sarang nyamuk 3M Plushingga pengasapan tetap perlu dilakukan.

"Larvasidasi tetap berjalan, dilakukan pada tempat-tempat penampungan air yang sulit untuk dikuras. Yang tidak boleh meneteskan larvasida ke dalam ember wolbachia," kata dia.

Merujuk Kementerian Kesehatan, wolbachia, bakteri yang dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti, membuka potensi baru dalam pengendalian DBD.

Pada uji coba di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul pada tahun 2022, lokasi yang telah diinokulasi (pemindahan mikroorganisme ke dalam medium baru untuk dibiakkan), wolbachia mencapai penurunan kasus demam berdarah hingga 77 persen. Lalu terdapat pengurangan proporsi pasien dirawat di rumah sakit sebesar 86 persen.

Adapun penerapan teknologi wolbachia di Indonesia menggunakan metode penggantian, yakni nyamuk jantan dan betina ber-wolbachia dilepaskan ke populasi alami.

Pendekatan ini memastikan keturunan nyamuk setempat juga mengandung wolbachia, menciptakan efek perlindungan yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.