Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upaya Penyelundupan Puluhan Ayam di Pelabuhan Tahuna Digagalkan

📅 Senin, 09 Sep 2024, 18:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Penyelundupan Puluhan Ayam di Pelabuhan Tahuna Digagalkan Doc: ANTARA/HO-Karantina
Ket. Penanggungjawab Satpel Pelabuhan Laut Tahuna Renold Rahajaan bersama tim saat menggagalkan pengiriman ayam ilegal, di Pelabuhan Laut Tahuna, Sangihe, Sulut, Senin (9/9/2024).

Manado - Balai Karantina Hewan Ikan Tumbuhan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menggagalkan penyelundupan ayam di Pelabuhan Laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Aksi ilegal penyelundupan ayam berhasil digagalkan oleh petugas Karantina Sulawesi Utara melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Laut Tahuna," kata Kepala Karantina Sulut I Wayan Kertanegara, di Manado, Senin.

Dia mengatakan ada sebanyak 49 ekor ayam tanpa dokumen karantina ditahan petugas dan diamankan ke kantor satpel.

Penanggungjawab Satpel Pelabuhan Laut Tahuna Renold Rahajaan mengatakan puluhan ekor ayam tersebut berhasil ditemukan saat timnya melakukan patroli pengawasan lalu lintas hewan, ikan dan tumbuhan di atas kapal KM Mercy Teratai.

Puluhan ayam akhirnya ditemukan berada dalam ruangan kapal yang terkunci.

Setelah berkoordinasi dengan pengelola kapal, ayam-ayam tersebut berhasil dikeluarkan dan dilakukan tindakan penahanan untuk mencegah ayam yang belum jelas status kesehatannya tersebut dikirim antar area dari Tahuna ke Manado.

Petugas karantina juga berhasil meminta keterangan pemilik ayam, yang mengaku tidak mengetahui adanya aturan perkarantinaan saat mengirim ayam, ataupun komoditi hewan, ikan dan tumbuhan lainnya.

Pemilik barang selanjutnya diminta untuk menandatangani berita acara dan berkomitmen tidak melakukan pelanggaran hukum terhadap aturan UU 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan di kemudian hari.

Ayam-ayam yang ditahan juga dikembalikan kepada pemilik setelah kapal berlayar menjauhi Tahuna," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Luar Negeri
PBB Serukan Tindakan Mendes...
Megapolitan
Korban Pungli Diganti Dua K...
Nasional
KUR Didorong Perkuat UMKM a...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.