Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih dari 74 Persen Warga Prancis Nilai Macron Abaikan Hasil Pemilu

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lebih dari 74 Persen Warga Prancis Nilai Macron Abaikan Hasil Pemilu Doc: ANTARA/Wahyu Putro A
Ket. Ilustrasi - Menara Eiffel di Paris, Prancis.

Moskow - Sebanyak 74 persen warga Prancis percaya bahwa Presiden Emmanuel Macron telah mengabaikan hasil pemilihan legislatif dengan menunjuk Michel Barnier sebagai perdana menteri, demikian hasiljajak pendapat lembaga Elabe.

Survei yang dilakukan untuk stasiun televisi BFMTV yang disiarkan pada Jumat (6/9) itu juga mengungkapkan, 40 persen responden menganggap Barnier sebagai pilihan yang tepat untuk Prancis, sedangkan 29 persen tidak setuju dan 31 persen ragu-ragu mengenai masalah ini.

Selain itu, jajak pendapat itu juga menemukan bahwa 52 persen responden percaya bahwa perdana menteri baru akan mampu membentuk pemerintahan yang mampu menghadapi berbagai kekuatan politik, sedangkan 50 persen responden berpendapat bahwa Barnier pasti akan menghadapi mosi tidak percaya.

Sebagian besar dari 76 persen responden percaya bahwa Macron harus memberikan kebebasan maksimal dalam pengambilan keputusan kepada perdana menteri baru.

Sekitar separuh responden Perancis berpendapat Barnier harus fokus pada peningkatan daya beli warga Perancis. Sementara 33 persen ingin Perdana Menteri baru memprioritaskan keamanan negara, 30 persen ingin prioritas terhadap layanan kesehatan, serta 30 persen fokus kepada perihal migrasi.

Jajak pendapat tersebut dilakukan pada 5-6 September dengan sampel yang mewakili 1.007 orang dewasa Perancis.

Michel Barnier adalah politisi sayap kanan yang diangkat Macron sebagai Perdana Menteri dalam kabinet Prancis 60 hari setelah pemilihan parlemen yang dimenangkan koalisi sayap kiri diadakan dinegara itu.

Pria berusia 73 tahun ini merupakan politisi Prancis tertua yang menjalankan jabatan ini, menggantikan Gabriel Attal yang berusia 35 tahun yang dianggap sebagai politisi termuda.

Barnier selama beberapa tahun juga telah memimpin delegasi Uni Eropa dalam negosiasi dengan Inggris mengenai kepergian negara kerajaan tersebut dari blok regional itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.