Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKSAP Sebut 22 Negara Akan Hadiri Forum Parlemen Indonesia-Afrika di Bali

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKSAP Sebut 22 Negara Akan Hadiri Forum Parlemen Indonesia-Afrika di Bali Doc: ANTARA/HO-BKSAP DPR
Ket. ??Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon.

JAKARTA - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengatakan sebanyak 22 negara terkonfirmasi akan menghadiri Forum parlemen Indonesia-Afrika atau Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF).

"Kegiatan ini akan menjadi forum antar-parlemen yang pertama kali dilaksanakan antara Indonesia dengan negara-negara Afrika sejak Konferensi Asia Afrika di tahun 1955 dan Konferensi Gerakan Non-Blok di tahun 1961 yang bersejarah," ujar Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (30/8).

Dari 22 negara yang sudah konfirmasi akan mengirimkan delegasinya tersebut, tercatat 9 ketua parlemen akan hadir untuk memimpin delegasinya masing-masing. IAPF merupakan salah satu rangkaian dari Indonesia-Africa Forum yang akan digelar di Bali pada 1-3 September 2024.

Forum parlemen Indonesia dengan negara-negara Afrika tersebut mengambil tema "Forging Indonesia-Africa Parliamentary Partnership for Development".

Fadli Zon mengatakan bahwa forum tersebut akan menjadi sebuah capaian penting bagi politik luar negeri Indonesia, khususnya dalam konteks kerja sama global selatan (global south).

"Kebangkitan negara-negara di belahan bumi Selatan sudah saatnya diperkuat melalui mekanisme kerja sama. Tidak hanya kerja sama pada tingkat eksekutif, tetapi juga kerja sama yang lebih komprehensif, mencakup antar-parlemen Indonesia dengan Afrika," kata Fadli Zon.

Lebih lanjut, Ketua BKSAP menjelaskan bahwa dengan tema "Forging Indonesia-Africa Parliamentary Partnership for Development", Forum Parlemen Indonesia-Afrika (IAPF) yang pertama itu tidak hanya akan berfungsi sebagai batu loncatan untuk menyempurnakan kolaborasi antara anggota parlemen Indonesia dan Afrika.

Akan tetapi juga diharapkan akan menghasilkan komitmen baru yang menekankan pada rencana menyeluruh untuk mendorong kerja sama pembangunan jangka panjang antara kedua belah pihak.

"Sekaligus penegasan kembali komitmen di antara keduanya untuk bekerja sama dalam menguatkan konektivitas ekonomi, politik, dan sosial antara Indonesia dengan negara-negara Afrika," ucapnya.

Fadli juga menyampaikan bahwa Indonesia dan Afrika sama-sama memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Jika keduanya dapat bekerja sama untuk memanfaatkan peluang tersebut, maka diharapkan dapat mendorong pembangunan yang adil bagi warga negara kedua belah pihak.

Adapun sektor-sektor yang berpotensi untuk dikolaborasikan antara Indonesia dengan Afrika meliputi ekonomi, kesehatan, pertanian, energi, komunikasi, hingga teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.